Tarif BBN-KB DKI Jakarta Naik, Toyota Sesuaikan Harga

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, JakartaToyota akan menyesuaikan harga jual kendaraan untuk mengikuti kenaikan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) di DKI Jakarta. Tarif BBN-KB di Jakarta telah ditetapkan sebesar 12,5 persen, naik dari posisi 10 persen.

    "Iya Toyota akan ikut peraturan BBN yang baru ini," ujar Henry Tanoto, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), melalui pesan singkat kepada Bisnis baru-baru ini.

    Penyesuaian tarif BBN itu dilakukan mengikuti langkah pemerintah daerah se-Jawa-Bali yang telah lebih dahulu menaikkan BBN. Selain meningkatkan pendapatan asli daerah, Pemprov DKI juga berharap kenaikan BBN dapat mengurangi kemacetan di Jakarta.

    Adapun, bagi TAM, selaku agen pemegang merek (APM) Toyota, penjualan di Kawasan Jabodetabek menyumbang sekitar 30 persen dari penjualan Toyota per bulan. Wilayah ini masih menjadi penyumbang terbesar penjualan Toyota.

    Pada periode Januari-Juli Toyota tercatat telah memasarkan sebanyak 184.638 unit, turun 6,4 persen dibandingkan periode yang sama 2018. Walaupun demikian, Toyota mampu memperbesar pangsa pasar dari 29,83 persen menjadi 32,37 persen lantaran pasar otomotif yang melambat 13,75 persen pada Januari-Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?