Toyota Sambut Positif Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaIbu Kota Indonesia dipastikan pindah ke Kalimantan Timur. Tentu keputusan pemerintah itu berdampak pada aktivitas yang tengah berlangsung. Tak terkecuali kegiatan industri otomotif di Tanah Air.

    PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai salah satu pelaki di industri otomotif Indonesia menyambut baik dan mendukung keputusan pemerintah tersebut.

    Dukungan tersebut kata Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto, karena pihaknya yakin pemerintah sudah mempertimbangkan setiap langkah yang diambil dengan segala dampak dan risikonya.

    "Pada dasarnya Toyota akan selalu siap mendukung rencana pemerintah. Saat menentukan kebijakan pasti pemerintah telah memikirkan secara matang dampak yang akan dihasilkan dari kebijakan tersebut," ujar pria yang akrab disapa Soerjo itu dalam keterangan resminya, Selasa 27 Agustus 2019.

    Apalagi dengan melihat alasan pemerintah memindahkan Ibu Kota untuk mengurangi beban yang ada di Pulau Jawa, TAM melihatnya sebagai langkah positif dari pemerintah.

    "Melihat alasan yang dijelaskan oleh pemerintah untuk membantu mengurangi beban Pulau Jawa yang saat ini menjadi pusat segala kegiatan baik dari sisi bisnis maupun pemerintahan, maka kami melihat ini sebagai suatu rencana yang positif," tutur Soerjo.

    Dengan begitu, mau tidak mau TAM merombak strategi penjualannya. Lanjut Soerjo mengatakan TAM akan melakukan ekspansi penjualan di Kalimantan.

    Kemungkinan besar kata Soerjo, mobilitas akan berubah dengan berpindahnya Ibu Kota. Ekspansi jaringan di Toyota didasari oleh banyak faktor, salah satunya ialah jumlah marketnya baik dari sisi pembelian ataupun sisi perawatan.

    "Maka apabila rencana pemindahan ini sudah berjalan dan seiring hal tersebut juga dibarengi dengan semakin besarnya kebutuhan market yang lebih besar di kalimantan, tentu hal tersebut akan masuk ke dalam studi kami untuk menambah jaringan agar bisa melayani customers dengan baik sebagai bagian dari spirit beyond service Toyota," katanya.

    Saat ini penjualan TAM di Kalimantan Timur tahun ini secara nasional diklaim berkontribusi sekitar 2 persen terhadap total penjualan nasional sementara Kalimantan berkontribusi sekitar 5,4 persen terhadap total penjualan nasional Toyota. Saat ini ada 7 dealer Toyota di Kalimantan Timur.

    "Dengan berpindahnya ibu kota tentu ada aktivitas mobilitas yang juga turut berpindah, yang bisa berdampak pada peningkatan penjualan di Kalimantan. Tapi proporsi meningkatnya sebesar apa, itu yang perlu di studi. Dasarnya kami di Toyota pasti akan terus berusaha memenuhi demand dari masyarakat. Jika nantinya kebutuhan masyarakat disana meningkat, tentu akan kami penuhi," ujar Soerjo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.