Ini yang Disiapkan AISI Menyambut Kendaraan Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersiap-siap melakukan uji coba terhadap sepeda motor listrik Garansindo Electric Scooters ITS atau Gesits buatan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Istana Merdeka, Jakarta, 7 November 2018. Jokowi mengatakan akan menjadi orang pertama yang membeli sepeda motor Gesits setelah resmi diproduksi massal dan dilepas ke pasar. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersiap-siap melakukan uji coba terhadap sepeda motor listrik Garansindo Electric Scooters ITS atau Gesits buatan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Istana Merdeka, Jakarta, 7 November 2018. Jokowi mengatakan akan menjadi orang pertama yang membeli sepeda motor Gesits setelah resmi diproduksi massal dan dilepas ke pasar. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) saat ini mengaku tengah menyiapakan beberapa hal dalam menyambut era kendaraan listrik di Indonesia.

    Seperti yang disampaikan Ketua Bidang Komersil AISI, Sigit Kumala, bahwa persiapan tersebut saat ini sedang dalam proses secara bertahap.

    Persiapan tersebut dilakukan sesuai dengan regulasi kendaraan listrik yang tertuang dalam Perpres No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan dan telah diundangkan sejak 12 Agustus 2019.

    Dan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kemudahan untuk masyarakat. Terutama dari segi harga kendaraan.

    "Meniyapkan beberapa proses, sesuai regualsi. Jadi contohnya seperti baterai, pemerintah ingin harga baterainya terjangkau, sehingga unitnya tidak terlalu mahal," ujar Sigit saat dihubungi Tempo, Jumat 30 Agustus 2019.

    "Sedang kami siapkan semuanya," tambahnya.

    Bukan hanya dari segi produk, lanjut Sigit menjelaskan, para anggota AISI yang terdiri dari Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan KTM pun, sudah menyiapkan strategi jangka pendek maupun panjang untuk menyambut era kendaraan listrik, salah satunya investasi.

    "Pasti, kita kan dengan keputusan itu sudah di tanda tangan kan, nah merupakan suatu kepastian untuk para anggota, untuk melakukan investasi," lanjutnya.

    "Kami dengan pihak prinsipal tentunya sedang berporses ke arah sana, agar nantinya, pas sudah dilauching itu produk qualitynya, maupun harga sepeda motor listrik, benar-benar sesuai dengan keinginan masyarkat," ujar Sigit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.