Simpati untuk Anthoine Hubert, Sprint Race F2 Belgia Dibatalkan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu dan saudara laki-laki dari Anthoine Hubert ikut mengheningkan cipta untuk mengenang Anthoine Hubert sebelum berlangsungnya balapan Formula Satu F1, Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Stavelot, Belgia, Ahad, 1 September 2019. Anthoine tewas dalam kecelakaan saat balapan Formula 2 pada hari Sabtu kemarin. REUTERS/ Francois Lenoir

    Ibu dan saudara laki-laki dari Anthoine Hubert ikut mengheningkan cipta untuk mengenang Anthoine Hubert sebelum berlangsungnya balapan Formula Satu F1, Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Stavelot, Belgia, Ahad, 1 September 2019. Anthoine tewas dalam kecelakaan saat balapan Formula 2 pada hari Sabtu kemarin. REUTERS/ Francois Lenoir

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pembalap, FIA dan penyelenggara balapan menyampaikan simpati duka untuk pebalap Perancis Anthoine Hubert yang meninggal dalam insiden tragis pada balapan Feature Formula 2 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu, 31 Agustus 2019. Pihak penyelenggara F2 pun memutuskan untuk membatalkan balapan Sprint yang sedianya dilaksanakan pada hari Minggu ini.

    “Tak ada kata-kata yang bisa diucapkan… Hanya cinta dan doa untuk keluarga kamu sahabat. Istirahatlah dengan tenang,” ungkap pebalap Formula 2 dari Tim Pertamina Prema Racing asal Indonesia, Sean Gelael, dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Minggu, 1 September 2019.

    Tim Pertamina Prema Racing juga menyampaikan duka. “Ini kesedihan yang luar biasa dan dengan berat hati kami sampaikan perpisahan untuk sahabat sekaligus kompetitor terbaik di F2. Kami sampaikan rasa duka yang mendalam untuk keluarga dan sahabatnya.”

    Sejumlah pembalap F1, juga tak ketinggalan menyampaikan simpati. “Sungguh mengejutkan atas kecelakaan yang dialami Anhoine Hubert. Menyedihkan. Doa terbaik dan cinta untuk dia dan keluarga dari kami para sahabat dan tim,” kata pebalap Red Bull Max Verstappen.

    Kepergian Anthoine Hubert memang mengejutkan. Dalam kondisi cuaca yang cerah, persiapan balapan F2 berlangsung seperti biasanya. Balapan pun berlangsung normal selepas start yang selalu menjadi momentum menegangkan bagi pembalap.

    Akan tetapi, petaka datang seketika di putaran kedua. Mobil Hubert tak terkendali selepas tikungan Raidilon Eau Rounge yang menikung ke kanan menuju ke Kemmel Straight. Dalam kecepatan tinggi, mobil Hubert menghantam dinding pembatas kanan. Mobilnya lalu terdorong ke dalam lintasan, yang dalam beberapa detik terhantam mobil pembalap tim Sauber Junior, Juan Manuel Correa yang melaju sangat kencang.

    Dua pebalap lain juga terlibat dalam insiden ini. Namun, kondisi terparah dialami Hubert dan Correa. Sesaat setelah insiden, penyelenggara balap memutuskan untuk menghentikan balapan. Penanganan dengan cepat dilakukan. Namun sayang, nyawa Hubert tak tertolong.

    Correa sendiri dilaporkan dalam kondisi stabil dan masih dalam perawatan di CHU de Liege Hospital.

    Hubert merupakan pembalap rookie di ajang F2 bersama tim BWT Arden. Namun demikian, juara GP3 tahun 2018 ini sudah membuat gebrakan dengan memenangi dua seri balapan F2 di Monaco dan La Castellet yang merupakan kampung halamannya.

    “Semua orang mengenal Anthoine Hubert sebagai sosok yang baik dan menyenangkan. Dia murah senyum dan selalu membagi energy positif. Dia pebalap yang berbakat dan akan selalu dikenang,” demikian pernyataan resmi penyelenggara F2.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.