Suzuki Akan Hadirkan Mobil Listrik Ertiga Smart Hybrid

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Test drive All New Suzuki Ertiga bertransmisi otomatis dari Cikarang hingga Cirebon dengan total jarak 184 kilometer mendapatkan konsumsi bahan bakar 29,34 kilometer per liter. 27 Agustus 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Test drive All New Suzuki Ertiga bertransmisi otomatis dari Cikarang hingga Cirebon dengan total jarak 184 kilometer mendapatkan konsumsi bahan bakar 29,34 kilometer per liter. 27 Agustus 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki menghadirkan All New Ertiga berteknologi ramah lingkungan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) seiring dengan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

    Kendaraan ini diklaim dapat menghemat penggunaan bahan bakar berkat teknologi mild hybrid yang disematkan.

    Dony Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, Suzuki pada 2017 telah memiliki New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan.

    “Suzuki turut mendukung pemerintah memasuki era kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan minim kadar emisi CO2 dengan menghadirkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Kami siap mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik, untuk Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin 2 September 2019.

    All New Suzuki Ertiga berteknologi SHVS telah dipamerkan pada kegiatan Pameran dan Parade Kendaraan Bermotor Listrik. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tersebut mengangkat tema Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi di Jakarta akhir pekan lalu.

    Suzuki menjelaskan, SHVS adalah teknologi mesin mild hybrid yang telah dikembangkan secara global. Khusus di Indonesia, teknologi SHVS masih dalam tahap penelitian agar bisa disesuaikan dengan karakter dan kondisi jalanan di dalam negeri.

    Teknologi ini dibuat untuk sistem penggerak mesin dan telah dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

    Teknologi SHVS juga dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.