Ikuti Tren, Varta Battery Siapkan untuk Mobil Listrik dan Hybrid

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Varta Battery.

    Varta Battery.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT. Nipress Energi Otomotif (NEO) salah satu produsen baterai di Indonesia menjalin kerjasama terbarunya dengan Clarios Lte. yang sebelumnya bernama Jhonson Controls Inc. Melalui kerjasama ini, PT. NEO dipercaya sebagai distributor tunggal dan resmi dari salah satu produk andalan mereka, Varta Battery. Seiring tren mobil listrik, Varta juga tak mau kalah menyiapkan produknya. 

    Penunjukan PT. NEO sebagai authorized dealer di Indonesia ini didukung sertifikasi SNI. Sertifikasi ini menjadi akreditasi dan bukti kredibilitas yang tidak diragukan bagi Varta Brand dalam memenuhi regulasi Departemen Perindustrian dan Perdagangan, terkait pasar otomotif di Indonesia. Sebelumnya, beberapa produk lain dari pasar otomotif juga sudah terlebih dahulu melakukan pemenuhan standar ini, seperti pada produk breakpad, belt dan oli.

    “Varta merupakan salah satu merek baterai otomotif terkemuka dunia yang sudah diakui kualitas dan performanya. Karena itu kami sangat menyambut baik kerjasama ini dan menjadi kebanggan bagi kami telah dipercaya untuk mendistribusikan Varta secara eksklusif di Indonesia,” ungkap Ragil Jati Saputra, S.T., M.M, Sales Department Head Varta Battery.

    Menurutnya mobilitas masyarakat yang semakin tinggi membuat sebagian waktu pemilik kendaraan habis di perjalanan sehingga kenyamanan berkendara sudah menjadi keharusan. Untuk menunjang segala aktivitas inilah, aki dengan performa yang baik dan usia pakai yang panjang menjadi kebutuhan. Karenanya, dilanjutkan Ragil, dengan hadirnya Varta Battery di pasar Indonesia bisa menjadi solusi terbaik dalam berkendara nyaman dan juga mempertegas misi PT. NEO sebagai salah satu brand baterai yang selalu memberikan produk terbaik bagi pengguna kendaraan bermotor di Indonesia.

    Varta Battery hadir dengan tiga seri produknya yang dapat menjadi alternatif pilihan di pasar mobil penumpang Indonesia yang mencapai 13 juta kendaraan. Untuk pasar Indonesia Varta hadir dengan segmen produk mulai dari baterai kendaraan bermotor konvesional, kendaraan dengan teknologi start-stop, hingga kendaraan hybrid maupun supercar.

    Tiga produk Varta tersebut yaitu;
    1. Varta Blue yang memiliki daya tahan dan performa terbaik di kelasnya, memastikan umur pakai baterai yang lebih panjang dengan harga yang terjangkau. Jenis Varta ini diperuntukan untuk jenis mobil penumpang kasual.

    2. Varta Silver EFB (Enhanced Flooded Battery) untuk kendaraan yang sudah dilengkapi dengan teknologi idling start-stop engine (ISS) sehingga mampu mendukung teknologi ramah lingkungan tersebut agar bekerja dengan optimal tanpa mengorbankan usia pakai baterai. Teknologi ISS ini umumnya diaplikasikan pada kendaraan premium seperti Mazda, BMW, Mercedes Benz, dan yang lainnya.

    3. Varta Silver AGM (Absorbent Glass Mat) salah satu teknologi baterai terkini dengan cairan acid yang berbentuk gel. Baterai AGM mampu menjamin performa terbaik dengan usia pakai yang jauh lebih panjang dibandingkan dengan baterai pada umumnya. AGM digunakan untuk kendaraan dengan performa dan teknologi tinggi seperti kendaraan hybrid atau mobil listrik.

    “Produk-produk Varta memang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing kendaraan yang diperuntukannya dan mengusung teknologi Maintenance Free Battery (MF Battery) yang sangat memanjakan penggunanya. Semoga ini bisa menjawab kebutuhan pasar Indonesia akan baterai premium dengan kualitas dan peforma terbaik di kelasnya,” tambah Ragil.

    Varta Battery juga telah dipercaya berbagai perusahaan otomotif sebagai OEM di kendaraan produksi mereka seperi Audi, Bentley, Ferrari, Jaguar, dan lain-lain. Tentunya ini tak lepas dari kualitas dan peforma Varta yang superior dengan umur pakai yang panjang dari merek lainnya. Sebelum di Indonesia, Varta Battery sudah lebih dulu masuk ke pasar beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.