Chevrolet Trailbalzer Mirip Camaro, Mesin Irit Bertenaga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chevrolet Trailblazer 1,3. Sumber: carscoops.com

    Chevrolet Trailblazer 1,3. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Beijing - Chevrolet Traiblazer terbaru dipastikan akan mulai dijual di Cina minggu ini. Mobil dijual dengan harga mulai RMB 139.900 - RMB 179.900 atau setara dengan Rp 276 - Rp 355 jutaan.

    Dilansir dari Carscoops, mobil yang melakoni debutnya pada pagelaran Shanghai Auto Show 2019 April lalu itu akan disokong dengan mesin 1.3L Turbo, atau generasi kedelapan Ecotec 1.3T turbocharged tiga-silinder yang dapat menyemburkan tenaga 162 HP pada 5.600 rpm dan torsi 240 Nm antara 1.500 dan 4.000 rpm. Namun ada perbedaan: ketika pelacak hanya mendapatkan mesin 1,3 liter dengan CVT, Trailblazer juga dapat dipesan dengan transmisi otomatis Hydra-Matic sembilan kecepatan.

    Karakter sporty dan modern diperkuat dengan highlight termasuk desain atap mengambang, lampu depan LED yang terinspirasi oleh Camaro, gril port ganda, bodyside dengan garis yang kokoh, dan bentuk kap yang tebal.

    Chevrolet Trailblazer 1,3. Sumber: carscoops.com

    Pada bagian dalam, mobil crossover ini dilengkapi dengan 26 tempat penyimpanan, kursi dibaris ketiga yang dapat dilipat.

    Selain itu Chevrolet Trailblazer terbaru juga dilengkapi sistem infotanment Chevrolet MyLink + terbaru dengan konektivitas Bluetooth, Apple CarPlay, USD, dan SD card. Selain itu tersedia juga fitur untuk melihat navigasi, musik, berita, cuaca, dan info lalu lintas.

    Dalam konfigurasi ini, Chevrolet ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km / jam dalam 9,3 detik, dengan konsumsi bahan bakar rata-rata berperingkat 6,7 liter / 100 km. Model penggerak roda depan yang dilengkapi CVT lebih cepat dan lebih ekonomis daripada versi 4WD, karena berakselerasi dari 0 hingga 100 km / jam dalam 9,1 detik dan rata-rata 5,9 liter / 100 km.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.