Kisah Mobil Esemka Rajawali Bekas Jokowi, Ganti Pelat 9 Kali

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua mobil Esemka tipe Rajawali terparkir di gedung Solo Technopark, 10 Februari 2015.. Mobil tersebut merupakan kendaraan yang pernah digunakan sebagai mobil dinas Wali Kota Solo, Joo Widodo. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Dua mobil Esemka tipe Rajawali terparkir di gedung Solo Technopark, 10 Februari 2015.. Mobil tersebut merupakan kendaraan yang pernah digunakan sebagai mobil dinas Wali Kota Solo, Joo Widodo. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Surakarta - Mobil SUV (sport utility vehicle) Esemka Rajawali bekas mobil dinas Joko Widodo semasa menjabat Wali Kota Surakarta masih terlihat seperti baru. Bahkan, mobil dengan mesin berkapasitas 1.500 cc yang disimpan di garasi bengkel jurusan teknik otomotif SMK Negeri 2 Surakarta itu terhitung sudah sembilan kali berganti pelat nomor polisi.
     
    "Bagaimana tidak sering ganti pelat nomor kalau tiap ada rombongan tamu dari luar daerah yang ke sini selalu meminta pelat nomor merah AD 1 A di mobil itu untuk kenang-kenangan," kata guru SMK N 2 Surakarta Dwi Budhi Martono yang akrab disapa Totok kepada Tempo pada Rabu, 11 September 2019.
     
    Sejak mobil Esemka melambungkan nama Joko Widodo karena memilih mobil hasil rakitan para siswa SMK itu sebagai pengganti mobil dinas Wali Kota Surakarta yang sebelumnya, yaitu Toyota Camry, SMK N 2 Surakarta pun turut naik daun. 

    Wali Kota Solo, Joko Widodo alias Jokowi (kiri) dan Wakilnya Hadi Rudyatmo berpose di atas mobil Esemka Rajawali kepada wartawan saat pers tour di sejumlah media di Jakarta, 26 Februari 2012. Mobil ini merupakan hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan institusi serta industri dalam negeri dan beberapa perusahaan nasional yang dijadikan mobil dinas Wali Kota Solo dan wakilnya. Dok. TEMPO/Andry Prasetyo

     
    Dalam kurun 2012-2015, Totok mengatakan, tercatat sekitar 4.000 tamu yang mayoritas anggota DPRD dan pegawai Dinas Pendidikan dari berbagai daerah ke SMK N 2 Surakarta. Kedatangan rombongan tamu tersebut demi menyaksikan secara langsung mobil Esemka Rajawali karya para siswa SMK N 2 Surakarta. 
     
    "Saya sampai pekewuh (sungkan) sama teman-teman di kantor Samsat Solo karena selalu minta pelat nomor baru untuk menggantikan pelat nomor sebelumnya yang dicopoti tamu-tamu itu," kata Totok sambil tertawa. 
     
    Karena seringnya meminta pelat nomor merah AD 1 A, Totok yang dikenal sebagai salah satu inisiator mobil Esemka itu sering dijuluki Pak Wali Kota tiap ke kantor Samsat Solo. "Saya bilang saya bukan Wali Kota, tapi Wali Koma alias Wali Kota Manahan (alamat SMK N 2 Surakarta)," ujar lelaki 56 tahun itu.
     
    Mobil SUV Esemka Rajawali generasi pertama itu hingga kini masih dirawat oleh para siswa jurusan teknik otomotif secara turun-temurun. "Sama seperti merawat kendaraan mereka sendiri. Tiap pagi diisik-isik (dilap), dipanasi mesinnya," kata Totok.

    Selanjutnya: uniknya jika ada mobil yang menyenggol Esemka Rajawali selalu minta maaf...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.