Setelah Corolla Altis, Toyota Kijang Innova Hybrid Menyusul?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nama Kijang telah melegenda sejak tahun 1970-an dan kini nama tersebut diteruskan oleh Innova. Meski kini Innova dipermak hingga harganya sudah tak ramah lagi dan sulit dijangkau masyakat luas namun penjualannya masih menggembirakan hingga mencapai 56.397 unit. Kijang Innova ditawarkan dalam dua model mesin yaitu Kijang Innova Diesel 2.4, New Kijang Innova Bensin 2.0. TEMPO/Praga Utama

    Nama Kijang telah melegenda sejak tahun 1970-an dan kini nama tersebut diteruskan oleh Innova. Meski kini Innova dipermak hingga harganya sudah tak ramah lagi dan sulit dijangkau masyakat luas namun penjualannya masih menggembirakan hingga mencapai 56.397 unit. Kijang Innova ditawarkan dalam dua model mesin yaitu Kijang Innova Diesel 2.4, New Kijang Innova Bensin 2.0. TEMPO/Praga Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Astra Motor atau TAM baru saja memperkenalkan produk terbarunya, All New Toyota Corolla Altis. Salah satu yang menyita perhatian dari mobil Sedan ini adalah varian hybrid. Kehadiran All New Corolla Altis Hybrid menambah daftar line mobil listrik (hybrid) Toyota yang resmi dipasarkan di Indonesia. Sebelumnya, sudah ada Toyota Alphard, C-HR, dan Camry.

    Praktis tinggal segmen MPV, baik itu Low, Medium, hingga Compact yang belum memiliki varian hybrid. Untuk Alphard dikecualikan sebab, mobil ini lebih dekat dengan Luxury Van atau MPV kelas wahid.

    "Sebenarnya gak ada masalah soal (by segment) itu, karena kami tergantung dari market ability," ujar Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi kepada para wartawan di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019.

    Terkait itu, beredar rumor bahwa Toyota Kijang Innova akan hadir dengan wajah baru, setelah hampir 3 tahun belum ada penyegaran. Saat ditanya terkait potensi disematkan Innova dengan mesin hybrid atau merek lain seperti Sienta dan Avanza. Anton mengaku enggan berspekulasi, namun yang pasti kata dia, prinsipal sudah paham bahwa demand mobil MPV di Indonesia sangat tinggi.

    "Saya tidak mau berspekulasi,demand MPV atau Seven Seater sangat besar. Jadi pastinya prinsipal (Toyota Global) tahu sekali, jadi kami masih menunggu lah, kira-kira bagaimana respons mereka," ujarnya.

    Lebih lanjut soal Toyota Innova, Anton menjelaskan bahwa kabar yang menyebut mobil terlaris di segmen MPV Medium ini akan hadir dengan wajah baru belum bisa pastikan. Anton enggan berkomentar banyak soal ini.

    "Wah saya baru dari media itu. Belum, belum ada," ujar Anton sembari tertawa. "Kami terakhir launching (Toyota KIjang Innova) akhir 2015, dan 2016 baru mulai jualan. Jadi kira-kira sudah ada 2-3 tahun lah Innova  belum diperbaharui atau refresment."

    "Saat ini kami masih fokus dengan model yang sekarang. Belum ada," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.