Honda City 2020 Akan Tampil Sporty Bergaya Civic, Mesin 1,5L

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render Honda City 2020. Sumber: indianautusblog.com

    Render Honda City 2020. Sumber: indianautusblog.com

    TEMPO.CO, New delhi - Persaingan yang ketat, Honda akan memermak pada City 2020. Honda City yang produksinya berbasis di Thailand telah menjalani pengujian di India. Indianautosblog membuat render dari penampakan saat pengujian yang mengungkap desain terinsipasi dari Honda Civic.

    Perubahan desain Honda City generasi berikutnya akan lebih evolusioner mengikuti keinginan konsumen. Perubahan akan cukup signifikan untuk membuat mobil terlihat lebih elegan sekaligus sporty. Bumper desainnya lebih keren dan lampu belakang yang rata terlihat sangat cantik mengikuti desain Honda Civic. Dari samping, velg mengandalkan ukuran 16-inci dengan desain yang sama sekali baru. Panel pintu memiliki desain sederhana.

    Render Honda City 2020. Sumber: indianautusblog.com

    Di bagian depan, spyshot sebelumnya menunjukkan bahwa Honda City generasi baru akan memiliki bumper depan dengan desain baru, lampu depan yang lebih agresif, dan gril radiator bergaya Honda Civic. Pada interor, diharapkan memiliki banyak fitur kenyamanan baru. Fitur-fitur seperti pengisian nirkabel, sistem infotainment layar sentuh baru dengan Apple CarPlay dan Android Auto.

    City generasi berikutnya akan diluncurkan dengan mesin bensin 1,5 liter i-VTEC dan mesin diesel 1,5 liter i-DTEC. Sebagai standar, mesin bensin kemungkinan besar akan dihubungkan dengan transmisi manual 5-kecepatan dan mesin diesel akan dikawinkan dengan manual 6-kecepatan. Untuk transmisi CVT juga disiapkan.

    Honda juga akan menjual varian full-hybrid City generasi berikutnya, dengan sistem i-MMD, secara internasional. India akan menerima varian listrik dari City, tetapi apakah itu dengan powertrain hibrida penuh atau powertrain hibrid ringan yang lebih murah, belum diketahui.

    INDIAN AUTOSBLOG | TEAM BHP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.