Di ISF 2019, Cakram Vespa Set Dijual Separuh Harga Rp 3 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spare part set cakram buatan dari Hore Speed Custom yang dihargai lebih murah separonya dari produk impornya. Spare part ini dipajang di booth Garasi Scooter dalam ajang Indonesian Scooter Festival 21-22 September 2019 di Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Spare part set cakram buatan dari Hore Speed Custom yang dihargai lebih murah separonya dari produk impornya. Spare part ini dipajang di booth Garasi Scooter dalam ajang Indonesian Scooter Festival 21-22 September 2019 di Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pengunjung Indonesian Scooter Festival 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta tak hanya disuguhi aneka skuter unik dan menggoda mata selama dua hari pelaksanaan, 21-22 September 2019. Belasan pelapak spare part atau suku cadang menawarkan ragam dengan harga-harga miring.

    Spare part skuter yang selama ini dianggap menguras kantong jika mengalami kerusakan juga tersedia dalam kondisi baru namun dengan harga miring. Mahalnya spare part skuter akibat harus impor disiasati sejumlah perajin tanah air dengan membuat tiruannya. Hingga harga spare part itu bisa ditekan separo harga.

    Seperti yang dilakukan Hore Speed Custom asal Kediri Jawa Timur yang joinan membuka lapak bersama dua pelapak lain yakni Garasi Scooter dan tsservizio_official dalam satu booth bernama Garasi Scooter di venue ISF kali ini. Hore Speed Custom sendiri menjual aneka kaki kaki skuter hasil buatannya sendiri. Sehingga pemilik skuter yang dananya cekak tak perlu harus impor dengan harga menjulang.

    Produk terlaris buatan Hore Speed Custom ini yakni set cakram skuter khususnya Vespa. Part itu jika impor harganya berkisar Rp 8 juta. Namun part yang dibuat Hore Speed Custom hanya Rp 3 jutaan. "Untuk harga set cakram yang kami buat, memang harganya separuhnya dari yang impor dengan kualitas tak kalah baik. Ini juga sudah ekspor ke Malaysia dan Spanyol," ujar Doni, pendiri Hore Speed Custom.

    Bandrol harga separo dari set cakram buatan Hore sendiri pun sudah lengkap. Jika impor harga Rp 8 juta pembeli hanya dapar tromol dan cakram, namun dari produk Hore yang harganya Rp 3 jutaan ini pembeli sudah mendapat item tromol, cakram, shock, selang rem, dan master atas.

    "Jadi harga miring ini maksudnya juga agar pecinta skuter apa apa tak harus impor, wong kita bisa membuatnya juga, presisi juga, pakem juga," ujarnya.

    Tak hanya lebih murah dan lengkap. Set cakram Hore juga dicustom agar memudahkan pecinta skuter melakukan penggantian kaki kaki apakah akan memakai ring 10 atau 12 lewat satu unit part saja. Caranya dengan membuat langsung bagian untuk menanam kaki kaki yang hendak dipakai sesuai kebutuhan.

    "Kalau yang impor kan cuma satu pilihan, mau pakai ring 10 atau 12. Kalau yang kami buat pengguna bisa leluasa mau pakai ring 10 atau 12," ujarnya.

    Hore Speed Custom sendiri menyediakan spare part buatan sendiri selain set cakram juga tengah membuat tutup kopling PTS. Namun baru bulan Oktober nanti diproduksi.

    Selain Hore Speed Custom, dua pelapak yang membuka booth bersama di Garasi Scooter itu menjual spare part berbeda satu sama lain. Misalnya Richard yang membawa bendera Garasi Scooter menyediakan aneka velg tubleess, dan cakram-cakram yang juga hasil custom sendiri.

    Selain itu Tossan Ariautama pemilik akun tsservizio_official dalam both itu menjual part part original second serta item yang juga produksi sendiri seperti handle kopling dan rem Vespa yang harganya terjangkau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.