Cerita Pengunjung Rela Datang dari Bali ke Scooter Festival

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vespa Super dengan warna orange yang orisinil dan langkadipamerkan di Indonesian Scooter Festival 2019, 21-22 September 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Vespa Super dengan warna orange yang orisinil dan langkadipamerkan di Indonesian Scooter Festival 2019, 21-22 September 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gelaran
    Indonesian Scooter Festival (ISF) 2019 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center Yogyakarta 21-22 September 2019 resmi usai.

    Ajang yang sudah dianggap menjadi hari lebarannya para skuteris itu menyisakan cerita berkesan para pecintanya.

    Misalnya, Wahmica, salah satu peserta Scooter Contest yang baru pertama kali mengikutsertakan scooter Piaggio Vespa S150 3Vie tahun 2013 miliknya dalam ajang ini.

    Di ISF 2019 ini, pria asal Pulau Dewata Bali ini mendaftarkan scooter kesayangannya tesebut untuk mengikuti dua kelas kontes, yaitu kelas Good Looking dan Racing.

    Ia berpendapat festival ini ajang untuk memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para skuteris yang senang memodifikasi skuternya.

    "Ajang ini benar-benar telah memberikan efek positif kepada masyarakat awam, karena mereka bisa mengetahui lebih banyak tentang dunia scooter," ujarnya.

    Selain itu, Wahmica menuturkan dari ajang ini masyarakat bisa secara langsung menyaksikan bagaimana keunikan yang dimiliki salah satu moda transportasi yang digemari masyarakat Indonesia itu.

    “ISF bagi saya seru banget, karena di sini pun kami sebagai skuteris dan masyarakat umum bisa
    melihat scooter klasik dan matic disajikan dalam satu tempat," ujarnya.

    Selain Wahmica, ada Ricky pengunjung ISF 2019 asal Purwodadi yang juga selalu datang ke festival ini bersama istri dan anaknya.

    Ricky menuturkan, baginya festival otomotif tahunan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para skuteris dari banyak daerah di Indonesia. Namun juga menjadi saat di mana rindunya dapat terbayarkan.

    Sejak pertama kali Indonesian Scooter Festival diselenggarakan 2017 silam, ia selalu datang dan menikmati banyaknya konten yang selalu disuguhkan
    dalam gelaran ini.

    “Saya datang ke sini bersama anak dan istri saya. Saya sangat senang sekali kalau bisa ke ISF, makanya saya selalu hadir setiap tahun," ujarnya.

    Ricky menuturkan selalu suka dengan hal-hal yang ada di ajang itu. Mulai dari pameran skuter, hiburan musik dan lain-lain.

    Dalam ajang ini, ada satu hal yang juga begitu menyita perhatian pengunjung gelaran itu. Apalagi kalau bukan soal siapa pemenang undian lucky draw berupa Vespa Darling 90 S berwarna hijau.

    Di hadapan ribuan pengunjung yang berkerumun di area Stage Outdoor, akhirnya Lucky Draw
    tersebut berhak dibawa pulang oleh Mafruchah Nugrahaini (21), salah satu mahasiswi asal Ponorogo yang datang ke festival ini untuk menyaksikan pertunjukan musik.

    Dengan mata yang berkaca-kaca, dara yang akrab disapa Ucha ini sangat tidak menyangka bisa meraih hadian
    utama dalam gelaran ini.
    “Aku nggak tahu tentang Lucky Draw sama sekali, soalnya aku datang ke sini (ISF 2019) sama
    teman-teman cuma buat nonton konser musik. Dan pas nomor kupon saya diternyata terpilih
    untuk mendapatkan Lucky Draw," ujarnya.

    "Saya nggak nyangka banget bisa dapat hadiah di sini. Seneng
    banget, nggak tahu harus ngomong apa. Terima kasih banyak untuk ISF dan sukses terus untuk
    ke depannya,” ujarnya.

    Project Director Indonesian Scooter Festival 2019, Kevin Pradana Tedy menambahkan, ISF pada
    tahun ini telah berlangsung sangat meriah.

    Semua hal yang ditargetkan pihaknya dalam festival ini bisa tercapai dengan sangat baik, bahkan melebihi apa yang ia ekspektasikan sebelumnya. Ia sangat berterima kasih kepada semua pengunjung dan pihak-pihak yang terus mendukung dalam menyukseskan acara ini.
    “Terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendukung kami sampai bisa meraih banyak hal
    positif di ISF 2019. Dan sampai jumpa kembali di ISF 2020,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.