Rio Haryanto Posisi 5 di Latihan Bebas 2 Blancpain GT Shanghai

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Haryanto saat sesi latihan bebas di Sirkuit Internasional Shanghai, Kamis 26 September 2019. (SRO)

    Rio Haryanto saat sesi latihan bebas di Sirkuit Internasional Shanghai, Kamis 26 September 2019. (SRO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Catatan waktu Rio Haryanto dan David Tjipto membaik di latihan bebas kedua Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Shanghai, Jumat pagi, 27 September 2019.

    Rio Haryanto di peringkat kelima untuk pembalap profesional dan David Tjipto di peringkat kedua kategori amatir. "Mobil lebih kompetitif di latihan bebas kedua," kata Irmawan Poedjoadi, Team Principle T2 Motorsports kepada Tempo melalui pesan singkat.

    Irwmawan berharap kedua pembalapnya tampil konsisten dan mencatat hasil bagus di babak kualifikasi.

    Sebelumnya, Rio Haryanto dan David Tjipto yang mengendarai Ferrari 488 GT3 menempati posisi 8 pada latihan bebas Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Shanghai, Cina, Kamis, 26 September 2019.

    Rio Haryanto - David Tjipto yang mengendarai Ferrari 488 GT3 mencatat waktu 2 menit 07,673 detik, terpaut 1,344 detik dari peraih waktu tercepat Vutthikorn Inthraphuvasak dan Alexandre Imperatori (AAS Motorsport/Porsche 911 GT3) dengan catatan 2 menit 06,329 detik.

    Rio Haryanto mengaku optimistis bisa kompetitif balapan di Shanghai. "Insya Allah bisa," kata Rio Haryanto kepada Tempo, Kamis malam, 26 September 2019.

    Rio yang sempat kecewa dengan masalah pada mobil di balapan sebelumnya berharap balapan penutup Blancpain GT World Challenge Asia ini berjalan lancar. "Target saya bisa lebih kompetitif bersama David Tjipto," ujar Rio.

    Rio Haryanto mengaku sempat mengalami sedikit masalah pada turbo mobil Ferrarinya. Masalah ini membuatnya harus masuk pit saat menjalani sesi latihan bebas dan mobil mengalami penyesuaian dan perbaikan. "Semoga tidak ada lagi masalah teknis dan kami berdua bisa naik podium," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.