Suzuki Buka Peluang Pasarkan Skutik 150cc di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT SIS menghadirkan dua warna baru yaitu Jackal Green untuk varian Suzuki NEX II Standar, dan warna Matt, serta warna Bordouex Red pada varian Nex II Elegant dan Elegan Premium. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    PT SIS menghadirkan dua warna baru yaitu Jackal Green untuk varian Suzuki NEX II Standar, dan warna Matt, serta warna Bordouex Red pada varian Nex II Elegant dan Elegan Premium. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski banyak produsen di Indonesia yang bermain di segmen motor skuter matik (Skutik) 150cc, beda halnya dengan Suzuki, yang hingga saat ini belum masuk ke pasar tersebut.

    Department Head of Sales & Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yohan Yahya, menjanjikan bahwa Suzuki akan menghadirkan skutik 150cc di Indonesia.

    Menurutnya ada peluang untuk Suzuki menghadirkannya. Meski demikian, Yohan masih menutup rapat kapan kemungkinan pihaknya akan meluncurkan skutik 150cc.

    "Ada (peluang). Pasti ada rencana untuk skutik 150cc," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis 26 September 2019.

    Hingga akhir tahun 2019, Yohan menyatakan bahwa model terakhir yang meluncur adalah Suzuki Nex II Cross. Artinya, meski PT SIS sudah siapkan skutik 150cc-nya, tidak akan meluncur tahun ini.

    Selain itu lanjut Yohan, sebelum menghadirkan produk terbaru, seperti skutik 150, banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus ditelaah dengan benar. Agar nantinya produk yang diluncurkan cocok dengan konsumen di pasar roda dua Indonesia.

    "Belum. Kan belum itu, ada banyak hal yang harus dihitung," ujar Yohan.

    Segmen skutik 150cc cukup gemuk. Beberapa model yang dipasarkan di Indonesia merupakan produk terlaris seperti Honda Vario dan Yamaha Mio. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.