CEV Jerez: Sempat di Barisan Depan, Mario Suryo Aji Finis Ke-9

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Suryo Aji berjibaku dengan pembalap Eropa. Dok AHM

    Mario Suryo Aji berjibaku dengan pembalap Eropa. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap didikan Astra Honda, Mario Suryo Aji sukses finis di posisi ke-9 pada balapan kedua di Sirkuit Jerez, Spanyol dalam ajang CEV Moto3. Hal tersebut mengobati kekecewaannya yang gagal finis di balapan pertama.

    Balapan pada kelas CEV Moto3 Junior World Championship dihelat sebanyak dua putaran. Pada kualifikasi, Mario tampil impresif dan berhasil mengamankan posisi start dari baris terdepan yaitu posisi ketiga. Pada balapan pertama, Mario memulai balapan dengan baik, namun perjuangan pebalap muda ini harus berakhir lebih cepat karena terjatuh pada lap kelima ketika berada di posisi keempat. Pada balapan kedua, Mario harus bersaing dengan banyak pebalap tercepat di grup depan, bersaing di posisi keempat, sebelum akhirnya tergeser di belakang grup pada lap-lap terakhir. Finis di posisi ke-9, Mario mendapatkan tambahan poin penting yang membawanya naik ke posisi ke-16 klasemen FIM Moto3 Junior World Championship dengan 26 poin.

    "Kami mencatat kemajuan besar pada akhir pekan ini. Saya terjatuh pada balapan pertama yang mempengaruhi kepercayaan diri saya saat menjalani balapan kedua, dengan kondisi lintasan yang sangat berbeda. Kondisinya lebih panas saat balapan kedua yang membuat balapan jadi sulit, karena saya harus bersaing ketat di grup besar, meskipun akhirnya bisa finis di posisi ke-9," ujar Mario.

    Semantara di CEV Moto2 European Championship, Andi dan Gerry juga mencatat hasil finis top 10. Gerry memulai balapan dari posisi start ke-13, dan Andi di posisi ke-16. Kedunya terdorong ke belakang saat persaingan sengit pada awal balapan. Meski begitu baik Andi dan Gerry terus berupaya untuk dapat memperbaiki posisi sepanjang sisa balapan, hingga setelah bersaing sebanyak 17 putaran Andi berhasil finis di posisi ke-8, sementara Gerry finis ke-9. Dengan hasil ini, kedua pebalap saat ini sama-sama mengoleksi 23 poin, dengan Andi berada di posisi ke-16, sementara Gerry ke-17.

    "Saya mendapatkan feeling yang bagus dengan motor ketika balapan. Berupaya masuk ke grup terdepan pada lap ke-10, ketika saya mendapatkan posisi ke-9, motor mulai sliding di bagian ban belakang dan saya tidak bisa memaksa lagi. Meskipun begitu, saya berupaya menjaga ritme dan akhirnya finis di posisi ke-9. Saya senang dengan hasil ini yang merupakan catatan terbaik saya musim ini," ujar Gerry.
    Andi Gilang dan Gerry Salim saat balap CEV Moto2 di Sirkuit Jerez, Spanyol. dok AHM

    "Saya senang dengan hasil balapan ini, kami mendapatkan setting motor terbaik hari ini ketika memulai jalannya balapan. Ini merupakan akhir pekan yang positif dan kami akan belajar dari pengalaman terutama saat menghadapi sesi kualifikasi, karena hari ini kami harus bekerja keras untuk bisa bergabung di grup depan. Secara umum, saya senang dengan hasil finis di urutan kedelapan dan kecepatan kami," ujar Andi.

    Deputy General Manager Planning Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan hasil yang semakin positif ditunjukkan oleh para pebalap muda Indonesia di setiap putaran CEV International Championship. Pencapaian ini menunjukan kegigihan para pebalap binaan Astra Honda yang terus berusaha untuk dapat meraih hasil terbaik di setiap serinya.

    "Kami mengapresiasi usaha para pebalap muda Indonesia yang selalu berupaya menjadi lebih baik dan mampu mencatatkan hasil positif disetiap seri balapan yang mereka lalui," ujar Andy.

    Putaran ketujuh CEV International Championship selanjutnya akan di gelar di sirkuit Albacete, Spanyol pada 13 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.