Renault Siapkan City Car, Headlamp Bergaya Mitsubishi Xpander

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Renault Kwid 2020. Sumber: cartoq.com

    Renault Kwid 2020. Sumber: cartoq.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Renault hari ini akan meluncurkan mobil city car, Kwid Climber facelift di India sebagai pasar utama di Asia. Renault Kwid adalah salah satu penopang penjualan Renault di India. Sebelumnya, Renault Triber dengan model MPV telah lebih dulu meluncur. Bahkan Renault Kwid Climber model baru terbuka peluang dipasarkan di Indonesia.

    Model baru ini akan memiliki tampilan lebih keren dengan mengadopsi gaya Mitsubishi Xpander. Pada bagian atas menggunakan lampu LED DRL dengan model dua baris. Sedangkan lampu utama diprediksi masih menggunakan bolam halogen dibawah DRL. Sedangkan bagian gril masih mempertahankan gaya Renault yang khas dengan kisi-kisi model sarang tawon. Adapun garis bodi samping tidak berubah. Kwid baru ini mengadopsi desain Kwid elektrik buatan Cina yang dijual dengan harga sekitar Rp 125 juta.

    Renault Kwid 2020. Sumber: cartoq.com

    Pada interior, Kwid akan mengadopsi kluster instrumen Triber LED dan sistem infotainment layar sentuh MediaNAV Evolution 8 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Mesin mengandalkan mesin bensin 800 cc yang menghasilkan tenaga 54 ps dan torsi 72Nm dan mesin bensin SCe 1,0 liter yang menghasilkan torsi 68ps 91 Nm.

    Sebelumnya, Renault Indonesia telah memasarkan Kwid lawas di GIIAS 2019 dan telah laku 161 unit. "Cukup baik, Kwid Climber itu terjual (SPK) 161 unit. Kalau untuk Kwid manual terjual 21 unit," kata Chief Operations Official MRI, Davy J Tuilan di Hotel Grand Hyatt, Rabu 31 Juli 2019.

    Renault Kwid Climber lawas dilepas ke pasar dengan harga Rp155 juta OTR Jakarta. Sementara untuk Renault Kwid matik non Climber dibanderol Rp 145 juta, Adapun Renault Kwid versi manual dijual dengan harga kisaran Rp 120 jutaan.

    GAADI WAADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.