Tips Modifikasi Suzuki Jimny Terbaru Agar Garansi Tidak Hangus

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memotret Suzuki Jimny Tough Concept yang dipajang bersama seri Jimny lainnya pada pameran GIIAS ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 18 Juli 2019. Mesin Suzuki Jimny terbaru menawarkan kemampuan offroad untuk menghadapi berbagai kondisi medan jalan dengan mode berkendara 2H, 4H, dan 4L. ANTARA FOTO/zarqoni maksum

    Pengunjung memotret Suzuki Jimny Tough Concept yang dipajang bersama seri Jimny lainnya pada pameran GIIAS ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 18 Juli 2019. Mesin Suzuki Jimny terbaru menawarkan kemampuan offroad untuk menghadapi berbagai kondisi medan jalan dengan mode berkendara 2H, 4H, dan 4L. ANTARA FOTO/zarqoni maksum

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembeli Suzuki Jimny terbaru bisa diklaim lebih banyak dari kalangan penghobi atau penggemar mobil SUV berpenggerak 4x4. Nah, biasanya pembeli Suzuki Jimny langsung mendandani mobilnya agar dapat digunakan untuk berkendara di medan offroad.

    “Kaki-kaki biasanya menjadi sasaran pertama untuk diupgrade, yang paling gampang adalah ban (menggunakan ban pacul),” kata Totok Yulianto, Section Head Service Administration PT Suzuki Indomobil Sales beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Totok mengingatkan agar pemilik Suzuki Jimny yang ingin memodifikasi kendaraannya memperhatikan soal garansi yang bisa saja hangus. Menurut Totok, terdapat beberapa hal teknis yang jika tidak diperhatikan bisa saja menghanguskan garansi.

    “Sekalipun yang diganti adalah ban, tentu ada batasan yang tidak boleh dilanggar, misal menggunakan ban berukuran besar yang memaksa mengubah kaki-kaki secara keseluruhan sehingga garansinya hangus,” ujarnya. “Hal yang sama juga berlaku untuk mesin.”

    Totok menyarankan kepada pemilik Suzuki Jimny generasi terbaru untuk berkonsultasi ke bengkel resmi Suzuki ketika ingin memodifikasi kendaraan kesayangannya.

    Sementara itu, 4W Marketing Director PT SIS Donny Saputra menyampaikan bahwa inden atau pemesanan Suzuki Jimny di Indonesia sudah mencapai lebih dari dua tahun.

    Di beberapa dealer bahkan ada yang lebih dari empat tahun. “Sementara ini pemesanan Suzuki Jimny yang sudah terlalu lama di beberapa dealer dihentikan,” kata Donny.

    Donny menyampaikan bahwa saat ini Indonesia hanya mendapatkan kuota sebanyak 50 unit, sedangkan kapasitas produksi Suzuki Jimny di pabrik di Jepang hanya 5.000 unit per bulan. “Itu untuk memenuhi permintaan di seluruh dunia,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.