HPM Optimistis Honda CR-V Mampu Bersaing dengan SUV Eropa

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda CR-V Hybrid 2019. Sumber: motor1.com

    Honda CR-V Hybrid 2019. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) optimistis jagoan SUV Honda CR-V mampu bersaing dengan mobil sport utility vehicle (SUV) dari Eropa. Kehadiran VW Tiguan Allspace akan menjadi pesaing CR-V.

    Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy mengatakan bahwa pada dasarnya mobil SUV merupakan salah satu segmen dengan pasar paling besar di Tanah Air. Menurutnya, wajar apabila banyak pesaing baru masuk ke segmen yang sama.

    “Memang dengan masuknya pemain-pemain baru, kami terus memonitor perkembangannya, namun kami percaya dengan strategi yang kami miliki, kami bisa mempertahankan market share kami,” katanya kepada Bisnis, Selasa 2 Oktober 2019.

    Salah satu produk unggulan Honda di segmen ini adalah All New CR-V yang merupakan SUV dengan kapasitas tujuh penumpang (7 seater). Hingga kuartal akhir III/2019, total penjualannya secara ritel telah mencapai 9.036 unit.

    “Penjualan retail Honda CR-V hingga kuartal III/2019, sampai September masih positif dengan total penjualan 9,036 unit. Kami harap tren ini dapat dipertahankan dan target kami adalah mempertahankan pangsa pasar kami,” katanya.

    Layanan purnajual yang prima akan menjadi salah satu strategi mereka menjaga pangsa pasar.

    “Kami percaya bahwa produk kami masih memberikan nilai lebih bagi konsumen kami. Selain itu, kami juga akan melengkapinya dengan layanan free jasa servis, paket suku cadang untuk perawatan berkala, hingga layanan ekslusif untuk konsumen yang mengalami masalah di perjalanan. Semua itu semakin memberikan value lebih dan kenyamanan bagi konsumen,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.