Uniknya Modifikasi Royal Enfield Continental GT650 ala Cafe Racer

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield meluncurkan 'The 30' karya kustom caf racer berbasis Continental GT 650 dalam ajang Kustomfest 2019. Dok RE

    Royal Enfield meluncurkan 'The 30' karya kustom caf racer berbasis Continental GT 650 dalam ajang Kustomfest 2019. Dok RE

    TEMPO.CO, Jakarta - Royal Enfield meluncurkan sepeda motor kustom terbaru yang berbasis Royal Enfield, Continental GT 650 dalam ajang Kustomfest 2019. The 30, sepeda motor café racer modern-klasik adalah hasil kolaborasi Royal Enfield dengan Krom
    Works Garage, builder kustom asal Indonesia yang dikenal dengan inspirasi dan desain yang unik. Desainnya bergaya cafe racer lawas.

    The 30 mengusung semangat tema
    Kustomfest tahun ini ‘Back to The Roots’, mengambil nama dari usia sang builder kustom sepeda motor ini, yang yakin melihat masa depannya. Dibangun berdasarkan konsep modern Café Racer, GT kustom ini mempertahankan karakter klasik yang minimalis, sekaligus menggabungkannya dengan visi desain terkini, baik lama maupun baru.

    Royal Enfield meluncurkan ‘The 30’ karya kustom café racer berbasis Continental GT 650 dalam ajang Kustomfest 2019

    Berbasis retro stripped down dilengkapi dengan suspensi upside-down di bagian depan dan belakang mono-shock, dengan cakram Brembo dan kaliper Tokiko. Dengan finishing lapisan krom, warna hitam matte dan mutiara tembaga, ‘The 30’ mewujudkan semangat café racer dan perjalanan hidup sang builder. Sebuah pernyataan yang bukan hanya mengenai apa yang telah terjadi, namun juga mengenai apa yang
    akan terjadi dikemudian hari.

    Dalam kesempatan tersebut, Vimal Sumbly, Business Head APAC, Royal Enfield, mengatakan: “Budaya kustom yang kaya di Indonesia telah menginspirasi Royal Enfield selama bertahun-tahun untuk berkolaborasi dengan bakat lokal dan meluncurkan karya kustom baru setiap tahun di ajang
    Kustomfest. Sepeda motor Royal Enfield yang sederhana namun menggugah membuatnya menjadi
    kanvas yang sempurna untuk dikustomisasi."

    Selain membawa sepeda motor kustom terbaru dalam ajang Kustomfest 2019, Royal Enfield juga
    menyelenggarakan ride bersama komunitas yang mengumpulkan pengendara Royal Enfield dari
    Yogyakarta dan kota-kota sekitar untuk berkendara dari kota ke gunung Merapi.
    Dengan fokus dan investasi yang meningkat di wilayah APAC dalam empat tahun terakhir, Indonesia
    telah menjadi salah satu pasar terpenting bagi Royal Enfield di APAC.

    Model legendaris Continental GT 650, membawa warisan Royal Enfield ke abad 21 dengan karakter
    terbarunya, ditenagai mesin modern Twin cylinder pertama. Setelah debutnya yang telah lama ditunggu
    pada ajang EICMA 2017 dan peluncuran global di California pada September 2018, Twins telah
    menjadi salah satu sepeda motor yang paling dinanti di dunia pada segmen sepeda motor kelas
    menengah. Dengan meningkatnya permintaan untuk sepeda motor gaya klasik dan pertumbuhan
    tahun-ke-tahun dari segmen sepeda motor menengah di Indonesia, Royal Enfield mulai menjadikan
    dirinya berbeda di komunitas sepeda motor di Indonesia.

    Berikut Spesifikasi teknis:
    Nama sepeda motor : The 30
    Bengkel : Krom Works
    Sepeda motor donor : Royal Enfield
    Model : Continental GT 650
    Tahun Produksi : 2019
    Kategori : Oil-cooled, SOHC, 648cc, Parallel-twin, Four-valve-per-cylinder engine
    with a 270-degree crankshaft
    Tahun Pekerjaan : Early August 2019 – Late September 2019
    Rangka Modifikasi : Half-Rear Custom
    Bodywork : Steel Galvanized Custom Tank, Steel Galvanized Custom Fairing, Steel
    Galvanized Custom Side Panel, Steel Galvanized Custom Hornet, Steel
    Galvanized Front Fender
    Bodywork Add On : Steel Galvanized Air Scoop, Steel Galvanized Battery-box.
    Jok : Custom Leather Saddle
    Knalpot : Two on Two Stainless Steel Exhaust Custom
    Suspensi Depan : KYB Upsidedown 43 mm Anodized Black
    Suspensi Belakang : Sachs adjustable suspension nitrogen (monoshock)
    Swing arm : Original swing arm with modification
    Drive System : Offset Custom Set Sprockets
    Rem & Kaliper : Brembo Dual Disc 310 mm, Tokico Six Pistons Double Caliper (front),
    Tokico Four Pistons (rear)
    Footpegs : Billet Aluminium Custom
    Stang : Aluminium Clip on Custom
    Pegangan Tangan : Aluminium with Leather Custom
    Saklar : Aftermarket
    Kontrol Tuas : Pair of Nissin Brake Master and Clutch Lever
    Katup Penutup : Yamaha R6
    Filter Udara : Velocity Stack Custom
    Roda : Pair of Akront Aluminum spoke wheel
    Ban : Michelin Power RS 120/60 ZR 17 (front), Michelin Power RS 180/55 ZR 17
    (rear)
    Rantai : DID
    Speedometer : KOSO EFI Multimeter
    Body Finishing : Cooper Pearl with Matt finishing and chrome with silver leaf stripping.
    Candy Black Frame Color. Black glossy powder Coating Engine Cover.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.