45 Unit Mobil Listrik BMW i3 Ditarik di Cina, Simak Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    TEMPO.CO, Beijing - Pabrikan asal Jerman, BMW, dikabarkan akan menarik 45 unit mobil listrik BMW i3 di Cina karena masalah modul kontrol mesin.

    Dikutip dari China Daily, penarikan itu dimulai pada 25 Oktober 2019 yang akan melibatkan komponen mobil listrik i3 impor produksi antara 9 Januari dan 21 Februari 2019, menurut sebuah pernyataan oleh Administrasi Negara untuk Pengaturan Pasar Cina. 

    Kerusakan dapat menyebabkan daya tegangan tinggi ke sistem drive (penggerak) terhenti dan mengakibatkan hilangnya daya dorong. Akibatnya, mobil dapat berhenti mendadak saat sedang melaju dan menimbulkan risiko keselamatan, kata pernyataan itu. 

    BMW China Automotive Trading Ltd akan mengganti bagian yang rusak dari kendaraan yang terkena dampak secara gratis.

    BMW i3 merupakan mobil listrik mungil yang dipasarkan secara global. Mobil mungil ini diklaim sanggup berjalan 280 kilometer sekali pengisian baterai. Mobil ini diproduksi di Leipzieg Jerman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.