Toyota Klaim Konsumsi Bahan Bakar Mobil Hybrid Lebih Irit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Toyota hybrid. TEMPO/Wira Utama

    Logo Toyota hybrid. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandhy mengklaim mobil hybrid lebih efisien dalam urusan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, kata dia, mobil hybrid tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

    "Dari hasil pengujian yang dilakukan Toyota, konsumsi bensin mobil HEV lebih irit dari model konvensional. Gas buangnya lebih rendah, lebih senyap karena menggunakan tenaga listrik, dan tentunya lebih ramah lingkungan," kata Anton Jimmi Suwandy di sela-sela kegiatan test drive mobil HEV dan PHEV di Banyuwangi-Bali, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Kegiatan test drive jajaran mobil listrik Toyota kali ini menempuh jarak sekitar 376 kilometer. Pada hari kedua ini perjalanan dimulai dari tempat menginap menuju Pelabuhan Ketapang, untuk menyebrang ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

    Tiba di Bali, rombongan peserta test drive akan langsung menuju The Menjangan, sebuah butik resort yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat. Selanjutnya rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Baturiti Tababan dan Danau Beratan Bali.

    Rute tersebut dipilih untuk menguji kemampuan jajaran mobil listrik khususnya mobil hybrid yang saat ini sudah tersedia di pasar Indonesia. Adapun total jarak tempuh pada hari kedua ini ditaksir sekitar 202 kilometer.

    “Seiring perkembangan teknologi, HEV terbukti efisien dalam memaksimalkan kebutuhan energi saat berkendara sehingga mampu menempuh jarak lebih jauh dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit,” kata Anton.

    Selain itu? Mobil HEV Toyota juga memiliki 4 mode berkendara (driving mode), yaitu Normal, ECO, Sport dan EV mode. Fitur ini menawarkan pilihan karakter berkendara bagi pengemudi.

    Pilihan ECO mode misalnya, mobil melalui sistem komputernya akan mengatur akselerasi mobil menjadi lebih lembut meski mesin konvensional yang bekerja. Pada kondisi tersebut baterai listrik akan melakukan pengisian ulang secara regeneratif. Namun, ketika pedal gas diinjak lebih agresif maka mobil akan menunjukkan kekuatan mesinnya.

    “Efisiensi penggunaan bahan bakar tidak mempengaruhi performa mobil HEV karena tetap ada dukungan dari motor listrik saat mobil membutuhkan respon yang agresif," ujarnya.

    "Selain hemat bahan bakar, emisi gas buangnya sangat rendah, serta kabin senyap, mobil HEV Toyota juga memiliki performa yang tangguh, nyaman, dan mudah saat digunakan dalam berbagai kondisi berkendara," kata Anton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.