Januari-September 2019 DFSK Laku 2.638 Unit, Pikap Dominan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Super Cab saat dipamerkan di GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    DFSK Super Cab saat dipamerkan di GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, JakartaPT Sokonindo Automobile (DFSK) mencatat total penjualan (wholesales) sebanyak 2.638 unit periode Januari-September 2019. Dari angka itu, pikap Super Cab menjadi kontributor terbesar dengan penjualan sebanyak 1.259 unit. Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru DFSK Glory 560 menyumbang penjualan terbesar kedua dengan angka 980 unit. Sedangkan DFSK Glory 580 terjual 399 unit.

    Sepanjang September 2019, DFSK mencatat total penjualan sebanyak 450 unit. DFSK Glory 560 menjadi kontributor terbesar dengan penjualan sebanyak 214 unit, disusul Super Cab sebanyak 197 unit dan DFSK Glory 580 sebanyak 39 unit.

    Beberapa waktu lalu, DFSK mengumumkan kerja sama dengan QSJ Motors Philippine untuk pengadaan kendaraan komersial ringan di Filipina. Kerja sama ini sekaligus menandai kegiatan ekspor DFSK Indonesia ke Filipina.

    Kedua perusahaan antar negara ini melakukan kerja sama untuk memperkenalkan, mendistribusikan, dan memasarkan 3.000 unit DFSK Super Cab 1.3 L Turbo Diesel yang didatangkan secara completely built-up (CBU). Kerja sama ini menjadi momentum penting karena akan berdampak panjang bagi kedua belah pihak, dan membuka peluang baru untuk kerja sama yang saling menguntungkan.

    PR Digital Manager & Marketing DFSK Indonesia, Arviane D Bahar saat dihubungi Tempo, Kamis, 10 Oktober 2019, mengatakan bahwa hingga saat ini DFSK telah memiliki 85 dealer yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dari angka itu, sebanyak 62 dealer telah beroperasi dan 32 dealer dalam pembangunan. “Targetnya total 90 dealer sampai akhir 2019,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.