Smartphone OnePlus 7 Pro Edisi McLaren Pakai 12 Gb RAM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • OnePlus 7T Pro McLaren Edition hadir dengan standar penyimpanan 256 GB dan 12GM RAM. Sumber: carscoops.com

    OnePlus 7T Pro McLaren Edition hadir dengan standar penyimpanan 256 GB dan 12GM RAM. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaMcLaren salah tim balap F1 dan produsen smartphone asal Cina, OnePlus telah berkolaborasi untuk kedua kalinya meluncurkan OnePlus 7T Pro McLaren Edition terbaru. Kedua perusahaan pertama kali berkolaborasi pada tahun 2018 dengan OnePlus 6T McLaren Edition dan ponsel terbaru sama dengan OnePlus 7T Pro varian biasa tetapi dilengkapi dengan sejumlah fitur baru.

    OnePlus 7T Pro McLaren Edition hadir dengan standar penyimpanan 256 GB dan 12GM RAM. Adapun prosesor mengandalkan Qualcomm Snapdragon 855 terbaru. Selain itu, ponsel ini dilengkapi dengan pengisi daya cepat 30W dengan kabel warna Pepaya dan panel kaca belakang ponsel menyertakan aksen oranye dan pola unik yang berkilau di bawah cahaya.

    Semua model OnePlus 7T Pro McLaren Edition juga disertakan dengan casing khusus yang terbuat dari Alcantara dan serat karbon.

    “Mengikuti peluncuran 'Salute to Speed' yang sukses tahun lalu, kami sangat senang sekali lagi meluncurkan perangkat McLaren edisi terbatas dengan mitra kami OnePlus,” kata chief executive McLaren Automotive Mike Flewitt.

    “Kami adalah dua merek penantang menghadirkan teknologi puncaknya dengan OnePlus 7T Pro McLaren Edition yang baru. OnePlus 7T Pro McLaren Edition merayakan semangat bersama untuk desain, pengerjaan dan inovasi dan kami berharap dapat melihat bagaimana ini diterima oleh McLaren dan penggemar teknologi di seluruh dunia. "

    Hadir di Inggris, OnePlus 7T Pro McLaren Edition dijual mulai dari £ 799 atau sekitar Rp 14,2 juta.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.