Porsche 911 Generasi ke-8 Diklaim Cocok untuk Kolektor

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Eurokars Artha Utama (EAU) selaku distributor tunggal Porsche di Indonesia memboyong 911 generasi ke-8 ke Indonesia. Mobil hadir dengan DNA khas Porsche dengan tampilan yang lebih maskulin dari generasi sebelumnya. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    PT Eurokars Artha Utama (EAU) selaku distributor tunggal Porsche di Indonesia memboyong 911 generasi ke-8 ke Indonesia. Mobil hadir dengan DNA khas Porsche dengan tampilan yang lebih maskulin dari generasi sebelumnya. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, JakartaProduk ikonik dari produsen asal Jerman yakni Porsche 911 generasi ke-8 sudah ada di Indonesia. Mobil sport tersebut diklaim cocok untuk para kolektor mobil mewah.

    Seperti yang disampaikan Public Relations Porsche Centre Jakarta, Ulima Rahma Dynda, mobil yang juga disebut sebagi tipe 922 itu menyasar kepada konsumen kolektor, terutam yang suka mobil sport premium.

    Sebab menurutnya, Porsche 911 merupakan mobil ikonik yang bentuknya tidak berubah dari generasi pertama hingga generasi ke-8.

    "Untuk kolektor karena kan 911 sendiri bentuknya tidak pernah berubah dari generasi pertama sampai generasi ke-8 ini dari siluetnya itu masih sama? jadi untuk kolektor-kolektor mereka pasti masih suka banget," kata Ulima kepada wartawan, di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

    "Apa lagi kalau yang suka racing, sport car, itu cocok sama 911," ujar dia.

    Ditambah, lanjut Ulima mengatakan, Porsche 911 merupakan mobil sport yang bisa dipakai sebagai kendaraan sehari-hari. Jadi bukan hanya untuk waktu-waktu tertentu saja bisa digunakannya seperti rata-rata sport car premium yang ada.

    "Apa lagi Porsche 911 ini bukan sportcar yang cuma bisa dipakai waktu tertentu, yang mesinnya cepat panas, tapi bisa juga untuk sehari-hari," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.