Sempat Dihentikan, Harley-Davidson LiveWire Kini Produksi Lagi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harley-Davidson Livewire dihargai lebih mahal dari mobil SUV. Sumber: MCN

    Harley-Davidson Livewire dihargai lebih mahal dari mobil SUV. Sumber: MCN

    TEMPO.CO, Jakarta - Produksi dan pengiriman Harley-Davidson Live Wire sempat dihentikan setelah ditemukan adanya masalah non standar pada sebuah produknya. Namun sete;ah proses analisa, hari ini motor listrik pertama dari merek premium kembali ke dapur produksi.

    "Setelah menyelesaikan analisis yang ketat minggu ini, kami telah melanjutkan produksi dan pengiriman LiveWire. Pelanggan dapat terus mengendarai sepeda motor LiveWire mereka dan dapat mengisi daya sepeda motor melalui semua metode,"tulis Harley Davidson kepada sejumlah media yang dikutip dari Ride A Part, Sabtu, 19 Oktober 2019.

    Menghentikan sementara produksi LiveWire, kata pihak perusahaan adalah bagian dari upaya untuk mengkonfirmasi masalah yang ditemukan sebelumnya. Adapun hasilnya adalah kondisi non-standar tersebut hanya terjadi pada satu unit dan disebut sebagai kejadian tunggal.

    "Kami bangga dengan langkah-langkah jaminan kualitas kami yang ketat dan upaya kami untuk menghadirkan sepeda motor terbaik di dunia,"lanjutnya.

    Sebelumnya Harley-Davidson LiveWire sempat menjadi berita utama sejumlah media setelah ditemukan kasus bahwa premium itu mengalami masalah. Merespons laporan itu, Harley Davodson sempat mengehntikan produksi dan pengiriman motor listrik teresebut.

    Terkait itu, Harley-Davidson mengklaim bahwa persoalan itu tidak terkait dengan penjualan yang kurang memuaskan, tetapi lebih disebabkan oleh kesalahan dalam kontrol kualitas produksi. Pihak Harley menyebut masalah itu sebagai kondisi non-standar.

    Harley-Davidson tidak menyebut pasti masalah, yang ada tersebut. masalah ini tampaknya terkait dengan mekanisme pengisian model. Pengiriman model baru yang diharapkan akan dimulai pada Agustus, kini telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.