Ekspor Bus Listrik BYD Tembus 50 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Transjakarta bertenaga listrik ditampilkan dalam Pameran Busworld South East Asia ke-8 di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Rabu, 20 Maret 2019. Bus pertama berwarna hijau muda dengan merk BYD, dan yang kedua berwarna biru yang merupakan buatan perusahaan dalam negeri, Mobil Anak Bangsa (MAB). TEMPO/Tony Hartawan

    Bus Transjakarta bertenaga listrik ditampilkan dalam Pameran Busworld South East Asia ke-8 di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Rabu, 20 Maret 2019. Bus pertama berwarna hijau muda dengan merk BYD, dan yang kedua berwarna biru yang merupakan buatan perusahaan dalam negeri, Mobil Anak Bangsa (MAB). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Xi'an - Produsen kendaraan energi terbarukan (New Energy Vehicle/NEV), BYD, mengumumkan telah mengekspor lebih dari 50 ribu unit bus listrik secara global.

    Dikutip dari China Daily, manajer umum yang bertanggung jawab atas bisnis BYD di Xi’an, ibukota Provinsi Shaanxi, Liu Zhenyu, mengatakan bahwa bus listrik BYD telah memasuki puluhan negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, India, dan Chili.

    Liu menambahkan bahwa saat ini BYD telah menyediakan bus listrik murni ke lebih dari 90 kota di Eropa, dan meraih sekitar 20 persen pangsa pasar bus listrik domestik. Di wilayah Asia-Pasifif, kata Liu, bus listrik BYD telah digunakan di Jepang, Republik Korea, Singapura, dan India.

    Di India, Liu juga mengklaim lebih dari setengah bus listrik di jalan dibuat oleh BYD.

    Basis industri energi baru BYD, Xi'an, mulai berproduksi pada September 2014. Dengan output tahunan lebih dari 300.000 mobil penumpang, BYD menjadi basis produksi kendaraan terbesar di Cina.

    BYD telah mendirikan pabrik bus listrik dan pusat-pusat penelitian di negara-negara asing seperti Belanda, AS dan Brasil.

    Di Indonesia, BYD dikenal melalui mobil listrik yang digunakan operator taksi Blue Bird. BYD juga menjadi mitra bagi produsen bus listrik lokal, Bakrie Autoparts. Beberapa unit bus listrik buatan BYD juga sudah menjalani pengujian oleh TransJakarta. Apakah sebentar lagi bus listrik BYD juga bakal lalu lalang di jalanan Jakarta? Menarik ditunggu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.