Alasan Toyota Belum Pasarkan Mobil Listrik di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota APM. TEMPO/Suseno

    Toyota APM. TEMPO/Suseno

    TEMPO.CO, JakartaToyota Motor Corporation (TMC) menyatakan belum ada keputusan mengenai rencana produksi lokal kendaraan listrik di Indonesia, meski permintaannya sangat besar.

    Masayoshi Shirayanagi, Chief Officer, External & Public Affairs Group Toyota Motor Corporations (TMC), mengatakan Toyota belum berencana melakukan lokalisasi produksi kendaraan listriknya di Indonesia. "Belum ada keputusan. Nanti, kalau sudah ada keputusan, segera kami informasikan," ujarnya di sela-sela acara Welcome Party “Start Your Impossible” bersama Jurnalis dari Asia, Selasa 22 Oktober 2019.

    Shirayanagi mengatakan permintaan kendaraan listrik, terutama tipe hibrida, di Indonesia sangat besar. Kendaraan listrik tipe ini dinilainya paling banyak diminati oleh pasar. Oleh karena itu, secara mendasar adalah memastikan pasokan produk ke negara pasar terjaga.

    TMC menegaskan transformasinya menjadi perusahaan mobilitas, dan menetapkan strategi elektrifikasi mobilnya dengan berbagai pilihan tipe, mulai dari hybrid electric vehicle (HEV), plug in hybrid electric vehicle (PHEV), battery electric vehicle (BEC), dan fuel cell electric vehicle (FCEV).

    Di ajang Tokyo Motor Show 2019 yang digelar pada 24 Oktober - 4 November 2019, Toyota akan merilis beragam model kendaraan listriknya.

    Katsuhiko Kogi Koganei, Project Manager, Public Affairs Division at Toyota Motor Corporation (TMS), mengatakan lima kendaraan listrik yang akan diperkenalkan di TMS 2019, yakni Toyota LQ, Ultra Compact EV, Mirai Concept, e-Palette, dan Lexus LF30 Electrified.

    Toyota juga akan meluncurkan model Yaris, termasuk varian baru Yaris E-Four, yang merupakan mobil kompak Toyota pertama dengan electric four-wheel drive system.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.