Ada Motor Listrik, Bagaimana Nasib Bisnis Kustom dan Modifikasi?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengamati motor modifikasi yang dipamerkan saat mengikuti kontes motor kustom di Denpasar, Bali, Sabtu, 28 September 2019. Kontes tersebut diselenggarakan sebagai ajang apresiasi bagi para

    Pengunjung mengamati motor modifikasi yang dipamerkan saat mengikuti kontes motor kustom di Denpasar, Bali, Sabtu, 28 September 2019. Kontes tersebut diselenggarakan sebagai ajang apresiasi bagi para "builder" sepeda motor kustom dari berbagai daerah untuk menunjukkan karya dan kreativitas mereka di bidang otomotif. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dunia modifikasi atau kustom apa pun dapat dilakukan untuk mengubah tampilan semua jenis kendaraan, termasuk roda dua alias motor. Namub bagaimana untuk motor listrik?

    Mengingat saat ini di seluruh dunia, industri otomotif tengah beralih kepada kendaraan listrik untuk lingkungan hidup yang lebih baik.

    Menanggapi hal tersebut, salah satu penggiat motor kustom, sekaligus Brand Owner Elders Garage, Heret Frasthio, mengatakan bahwa kustom motor akan bertahan di era motor listrik. "Masih nyambung kok," ucapnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019.

    Ia menjelaskan bahwa kehadiran motor listrik tidak akan mengilangkan kultur motor kustom. Heret menganggap justru motor kustom akan lebih dilirik dengan adanya moto listrik. Karena akan lebih keren nantinya jika ada motor listrik kustom.

    Apa lagi ditambah keahlian para penggiat motor kustom di Indonesia yang pasti mengikuti perkembangan yang ada, sehingga memungkinkan dapat membuat motor listrik kustom yang menawan.

    "Dari kustom juga jangan pandang sebelah mata, karena motor listrik ini punya potensi lebih gede lagi karena banyak sisi positifnya, penghematan segala macam itu pasti masyarakat akan lebih menerima. Dengan pengetahuannya teman-teman di dunia kustom yang lebih luas lagi akhirnya menciptakan motor listrik yang keren," tutup Heret.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.