Bus Gandeng Super Panjang Isuzu Erga Duo di Tokyo Motor show 2019

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus gandeng Isuzu Erga Duo berteknologi hybrid dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019, Odaiba, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Bus gandeng Isuzu Erga Duo berteknologi hybrid dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019, Odaiba, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Tokyo - Booth Isuzu di Tokyo Motor Show 2019 yang berada di Aomi Hall, Odaiba, memamerkan sebuah bus gandeng berteknologi hybrid. Namanya Erga Duo. Bus ini dikembangkan oleh Isuzu dan Hino sekaligus menjadi proyek kerja sama pertama di Jepang yang mengusung teknologi hybrid untuk bus gandeng. 

    Tidak hanya efisien mengangkut banyak orang, tetapi sistem hybrid membuat model ini menjadi bus yang ramah terhadap lingkungan.

    Menariknya, bus gandeng ini dilengkapi dengan fitur yang disebut Emergency Driving Stop System (EDSS), diklaim pertama kalinya di dunia yang diterapkan pada sebuah bus gandeng.

    Fitur ini adalah bagian dari fitur keselamatan terkini yang berfungsi untuk menghentikan laju bus gandeng ketika penumpang mendeteksi ada yang tidak benar pada pengemudi. Caranya dengan menekan tombol darurat. Misalnya, saat melaju kencang dan pengemudi teredeksi mengantuk, maka penumpang cukup menekan tombol dan otomatis bus kan melambat, menepi dan berhenti di tempat yang aman.

    Bus gandeng Isuzu Erga Duo juga didesain ramah untuk pengguna kursi roda. Tokyo, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Selanjutnya, bus juga dilengkapi dengan teknologi baru yang dikembangkan untuk mendukung Advanced Rapid Transit (ART). Antara lain Precise Docking Control yang secara otomatis menyelaraskan bus dengan halte bus, Cooperative Adaptive Cruise Control (CACC) yang secara otomatis mengatur kecepatan bus berdasarkan kendaraan di depan melalui komunikasi kendaraan ke kendaraan dengan kendaraan sebelumnya, Visual Support System yang berfungsi untuk mendeteksi hambatan bergerak di luar kendaraan, dan sebagainya.

    Dari pantauan Tempo, bus gandeng ini memiliki ukuran yang panjang. Meski tidak ada keterangan detail soal spesifikasinya, Tempo sempat mengukur panjang bus ini dari belakang hingga depan mencapai 17 langkah. Kira-kira sedikit lebih panjang dibanding bus gandeng TransJakarta yang sering kita jumpai di Jakarta.

    Di bagian dalam, bus ini didesain mampu mengangkut banyak penumpang. Di  kabin bagian depan terdapat kursi di sisi kiri dan kanan lalu bagian tengah cukup lapang untuk memuat penumpang yang berdiri.

    Bus gandeng Isuzu Erga Duo didesain memiliki lantai yang rendah sehingga memudahkan penumpang yang membawa stroller bayi untuk memasuki kabin. Tokyo, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Bus ini juga dilengkapi dengan tempat untuk menempatkan koper atau barang bawaan penumpang di dalam kabin. Di bagian belakang, kursi penumpang lebih banyak dengan menghadap ke depan.

    Bus ini juga sangat ramah dengan pengguna kursi roda, lansia, maupun penumpang yang membawa stroller bayi. Sebab, lantainya didesaing sangat rendah dan diselaraskan dengan lantai pada halte bus. Model ini masih akan dipamerkan di Tokyo Motor Show ke 46 hingga 4 November 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.