Mobil Terlaris: Toyota Calya Melesat, Mitsubishi Xpander Jeblok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Calya baru diperkenalkan di salah datu restoran di Jakarta Pusat, Senin, 16 September 2019. TEMPO/Wira Utama

    Toyota Calya baru diperkenalkan di salah datu restoran di Jakarta Pusat, Senin, 16 September 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil berdasarkan wholesales pada September 2019 dikuasai tiga merek Toyota, yakni Avanza, Calya, dan Rush. Ketiganya berhasil membukukan angka di atas 5.000 unit berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo per September 2019.

    Toyota Calya terlihat paling menonjol dengan torehan 6.111 unit. Mobil LCGC ini berada di peringkat kedua, di bawah Toyota Avanza yang mencatat angka penjualan fantastis 9.476 unit. Sebelumnya, Toyota Calya berada di peringkat ketujuh dengan jumlah wholesales, 3.436 unit.

    Di peringkat ketiga ada Toyota Rush yang membukukan 5.737 unit. Meski demikian, Low SUV ini menurun jika dibandingkan dengan capaian pada bulan Agustus lalu.

    Video detail Daihatsu Rocky di Tokyo Motor Show 2019:

    Adapun Mitsubishi Xpander yang sebelumnya konsisten di empat besar penjualan berdasarkan wholesales terlempar ke posisi enam dengan membukukan 4.407 unit. Angka itu menurun dari bulan sebelumnya dimana, mobil pesaing Avanza ini mencatatkan wholesales 5.361 unit.

    Berikut ini 10 mobil terlaris (wholesales) Agustus 2019 secara nasional:

    1. Toyota Avanza

    Avanza tetap kedinginan di puncak dengan capaian 9.476 unit wholesales. Angka yang naik dari bulan Agustus yang menembus 8.017 unit dan 7.484 unit pada bulan Juli. Capaian Toyota Avanza ini juga bisa dibilang meningkat pesat. Sebab pada Juni 2019 lalu, mobil sejuta umat ini merosot ke peringkat empat dengan wholesales, 3.543 unit.

    2. Toyota Calya

    Toyota Calya mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada bulan September 2019 dengan 6.111 unit. Bagaimana tidak, pada Agustus, mobil LCGC ini hanya berada di posisi ketujuh dengan capaian 3.436 unit. Peningkatan nyaris naik dua kali lipat. Adapun torehan wholesales Calya pada bulan Juli berjumlah 5.167 unit dan bulan Juni, 3.963 unit.

    3. Toyota Rush

    Toyota Rush membukukan wholesales 5.737 unit. Angka itu turun dibandingkan dengan raihan pada bulan Agustus dengan 6.353 unit. Sebelumnya juga, mobil Low SUV ini membukukan 6.136 unit pada bulan Juli.

    4. Honda Brio Satya

    Mobil yang memimpin pasar LCGC dalam dua bulan terkahir ini tetap setia di peringkat keempat dengan wholesales 4.698 unit. Angka itu mengalami kenaikan dari bulan Agustus yang mencpaai 4.445 unit. Meski demikian, mobil andalan Honda ini sejaitnya mengalami penurunan. Terlebih jika dibandignkan dengan capaian pada bulan Juli berjumlah, 5.655 unit.

    5. Toyota Kijang Innova

    Mobil Medium MPV yang satu ini berhasil menduduki peringkat keempat dengan 4.660 unit wholesales. Capaian itu naik dibandingkan dengan bulan Agustus, 4.265 unit.
    Kenaikan ini juga menunjukkan adanya tren positif dari Innova yang meningkat dari bulan ke bulan.

    6. Mitsubishi Xpander

    Mobil yang digadang-gadang sebagai perusak pasar Toyota Avanza ini kembali mengalami penurunan menjadi 4.407 unit per September 2019. Penurunan juga terjadi pada bulan Agustus dimana Xpander membukukan 5.361 unit, turun dari rapor bulan Juli, yang membukukan angka 5.775 unit.

    PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menggelar kampanye Pinter Bener Family Festival di Summarecon Mall, Bekasi, Sabtu, 29 Juni 2019. (MMKSI)

    7. Daihatsu Sigra

    Daihatsu Sigra juga mengalami penurunan per September 2019 dengan capaian wholesales 3.932 unit. Angka itu menurun dari bulan lalu, yang mencapai 4.371 unit. Mobil LCGC tujuh penumpang ini juga belum bisa mengulang kesuksesan wholesales pada bulan Mei dengan 4.957 unit dan bulan April dengan 6.317 unit.

    8. Daihatsu Terios

    Mobil pesaing Toyota Rush di segmen Low SUV ini berhasil mempertahankan peringkat 8 dalam daftar 10 besar wholesales di Indonesia. Daihatsu Terios membukukan 3.811 unit unit. Naik sedikit dari bulan Agutus yang mencapai 3.335 unit.

    Capaian itu bisa dibilang positif dan agresif. Mengingat pada bulan Juli 2019, Terios hanya bertengger di peringkat 17 dengan total 1.080 unit. Di bulan Juni atau dua bulan lalu, Terios bahkan hanya membukukan 610 unit, kalah jauh dari pesaing utamanya Toyota Rush.

    9. Honda HR-V

    Honda H-RV adem ayem di peringkat sembilan dengan 2.485 unit wholesales. Torehan itu naik tipis dibandingkan bulan Agustus yang membukukan 2.371 unit. Kendati demikian, H-RV sejatinya mengalami penurunan jika berkaca pada wholesales bulan Juli yakni, 2.884 unit

    10. Daihatsu Xenia

    Mobil Low MPV kembaran Avanza ini secara mengejutkan berhasil menembus 10 besar wholesales. Padahal sebelumnya, Daihatsu Xenia bahkan tidak nongol dalam daftar 20 besar wholesales terbanyak di Indonesia.

    Ya, pada bulan September ini, Daihatsu Xenia sukses membukukan 1.919 unit. Angka yang jauh lebih baik dari tiga bulan terakhir. Dimana Xenia bahkan tidak pernah mencapai angka 1.000 unit. Pada bulan Agustus misalnya Xenia hanya membukukan 462 unit, bulan Juli, 676 unit, dan bulan Juni, 559 unit.

    Catatan penting dari daftar 10 besar wholesales terbanyak di atas adalah adanya peningkatan penjualan sebagian besar merek. Ini menandakan pasar otomotif tanah air mulai memperbaiki diri setelah berbulan-bulan menghadapi turbulensi. Mulai dari nilai tukar rupiah yang tidak stabil hingga kondisi keamanan yang tidak kondusif akibat selama dan pasca Pilpres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.