Motor Belum Ada, Pecinta Kawasaki Ninja ZX-25R Beri DP Rp 10 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Ninja ZX-25R. Sumber: young-machine.com

    Kawasaki Ninja ZX-25R. Sumber: young-machine.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk terbaru Kawasaki Ninja 250cc dengan konfigurasi mesin 4-silinder atau yang disebut ZX-25R, baru melakoni debutnya di Tokyo Motor Show 2019.

    Motor diakui PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akan meluncur dan dipasarkan di Indonesia. Namun untuk kapan pastinya Ninja 250cc 4-silinder itu meluncur belum diinformasikan.

    Meski begitu, ternyata sudah ada orang yang memesan dan memberi uang muka (downpayment/DP) untuk motorsport 250cc yang menggunakan mesin 4-silinder pertama dikelasnya. Ia adalah Leopold Sudaryono. Ia mengunduh foto tanda bukti pembayaran DP sebesar Rp 10 juta yang tertulis untuk Kawasaki ZX25R, pada akun Instagram miliknya @7leopold7.

    "Iya betul (sudah DP)," ujar Leo, saat dihubungi Tempo, Minggu 27 Oktober 2019.

    Salah satu pecinta Kawasaki Zx-25R telah mentransfer uang Rp 10 juta sebagai booking fee pembelian motorsport idamannya tersebut. Sumber: instragram @7leopold7

    Lantas apa alasan Leo 'ngebet' untuk memiliki Ninja 250cc 4-silinder tersebut? Padahal motor belum tahu meluncur kapan.

    Leo menjelaskan bahwa ia memang pecinta Kawasaki. Setelah tahu bahwa Kawasaki akan meluncurkan Ninja 250cc 4-silinder ia mengaku tidak ragu untuk memesan dan memberi DP. Karena menurutnya mesin 250cc 4-silinder akan menyajikan pengalaman berkendara yang pas.

    "Saya pernah punya 1000cc 4 silinder. Saya tidak bisa maksimalkan experiencenya karena power terlalu besar dan skill saya kurang. Dengan 250cc 4 silinder ini, kenikmatan 4 silinder bisa dinikmati tanpa kita terlalu repot dengan tenaga overpower," paparnya.

    "Iya percaya (performa Ninja 250cc 4-silinder," tutup Leo.

    Laporan langsung dari Tokyo Motor Show 2019, Ini video Kawasaki Ninja ZX-25R



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.