Permudah Isi Daya Kendaraan Listrik, PLN Bangun SPKLU di 4 Kota

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani (kiri) menandatangani kerja sama penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan 20 perusahaan di Kantor BPPT, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Oktober 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani (kiri) menandatangani kerja sama penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan 20 perusahaan di Kantor BPPT, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Oktober 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta -Guna permudah pengisian daya kendaraan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) secara serentak meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di empat kota, yakni Tangerang, Bali Selatan, Jakarta, dan Bandung.

    Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pembangunan SPKLU itu sebagai implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

    "Untuk itu PLN berkomitmen menyediakan sejumlah SPKLU baik yang disediakan secara mandiri oleh PLN, ataupun melalui kerjasama dengan pihak swasta ataupun BUMN," kata dia melalui keterangan tertulis, Senin, 28 Oktober 2019.

    Dalam tahun ini, PLN berencana membangun 10 SPKLU di seluruh Indonesia yang dilakukkan secara berangsur sampai tahun depan. Sripeni berharap jumlahnya terus bertambah, guna menunjang hadirnya perangkat kendaraan listrik mulai dari mobil listrik berbasis baterai, skuter (motor listrik), dan berbagai kendaraan listrik lainnya.

    Sripeni mengungkapkan, sebelumnya juga telah menggandeng kerjasama dengan 20 mitra strategis dalam kerja sama percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

    Melalui kerjasama tersebut, PLN telah mengikat kerjasama dengan 20 perusahaan swasta dan juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dalam hal penyediaan SPKLU di sejumlah instansi, termasuk pada area parkir kendaraan bermotor di berbagai perkantoran, dan juga nantinya di pusat-pusat perbelanjaan.

    Sripeni mengatakan, itu semua dilakukan sebagai upaya menciptakan terwujudnya ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia, guna menciptakan Indonesia yang tidak hanya bebas dari polusi, namun juga dalam jangka panjang, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang tidak dapat diperbarui.

    Sementera itu, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, menyebutkan peluncuraan SPKLU ini sangat penting, sebagai wujud keseriusan PLN untuk mendukung program kendaraan berlistrik di Indonesia, seperti yang diketahui bahwa PLN mendapatkan penugasan dari Pemerintah dalam rangka penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik (KBL) berbasis baterai.

    "Langkah PLN sangat bagus dan strategis dengan kerja sama untuk pemanfaatan kendaraan listrik. Hal ini juga bagus untuk peningkatan penjualan tenaga listrik kedepannya," kata Rida.

    Menurutnya, hal itu juga menjadi bukti komitmen dan kontribusi bersama terhadap program Pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.