Oktober 2019, Penjualan Global Hyundai Turun 2,6 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyundai Kona resmi diluncurkan di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Hyundai Kona resmi diluncurkan di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Seoul - Pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai, melaporkan hasil penjualan global kendaraan roda empat sepanjang Oktober 2019 yang mencapai 399.906 unit.

    Dari angka itu, penjualan domestik tercatat turun 2,1 persen (year on year) atau sebesar 64.912 unit. Hyundai Sonata menjadi model terlaris dengan penjualan 10.688 unit. Sementara itu, Hyundai Grandeur (Azera) dan Avante (Elantra) mencatat penjualan sebanyak 3.040 unit dan 6.571 unit.

    Gabungan penjualan jajaran SUV mencatat angka 19.911 unit di Korea, dipimpin Hyundai Santa Fe (6.676 unit). SUV kompak Hyundai Kona yang juga dipasarkan di Indonesia, menjadi model paling populer kedua dengan penjualan 4.421 unit, diikuti Hyundai Venue (2.645 unit).

    Di pasar global, penjualan Hyundai tercatat mengalami penurunan sebesar 2,6 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya dengan total angka 334.994 unit. Hyundai Tucson menjadi model terlaris di pasar global dengan penjualan 45.625 unit.

    Berdasarkan keterangan resmi Hyundai, penurunan penjualan global disebabkan oleh lemahnya permintaan di pasar negara berkembang meski penjualan di negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa mengalami peningkatan.

    Popularitas model SUV Hyundai yang berkelanjutan di pasar maju termasuk Amerika Utara dan Eropa menunjukkan pertumbuhan yang stabil, sementara permintaan yang lebih lemah di pasar negara berkembang membebani penjualan luar negeri bulan lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.