Asia Talent Cup: Afridza Munandar Meninggal Dunia di Sepang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afridza Munandar. 16 Maret 2019. (AHM)

    Afridza Munandar. 16 Maret 2019. (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Afridza Munandar, meninggal dunia karena cedera yang diderita dalam kecelakaan balap motor Asia Talent Cup yang digelar bersamaan dengan MotoGP Malaysia Grand Prix di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Sabtu, 2 November 2019.

    Balap final ATC 2019 di Sepang berlangsung setelah kualifikasi MotoGP. Di lap pembuka, pada Turn 10, Afridza terlibat kecelakaan dengan pembalap Jepang Shinji Ogu.

    Balapan langsung dihentikan setelah kecelakaan tersebut dengan kedua pembalap mendapatkan perawatan medis. 

    Afridza kemudian diterbangkan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur, sementara Ogu dilaporkan sadar dan dibawa dengan ambulans.

    Terlepas dari upaya terbaik dari tim medis di rumah sakit, Afridza yang berusia 20 tahun meninggal karena luka-lukanya.

    Afridza merupakan rider yang menonjol di Asia Talent Cup musim 2019. Ia mencetak dua kemenangan dan empat podium lainnya, dan hanya 27 poin dari pemimpin klasemen Takuma Matsuyama menjelang dua balapan terakhir akhir pekan ini.

    Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan untuk mengkonfirmasi kematian Afridza, seperti dikutip dari laman MotoGP.com badan pimpinan FIM mengatakan: "FIM, Dorna Sports dan semua yang ada di Idemitsu Asia Talent Cup menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga, teman dan orang-orang terkasih dari Afridza Munandar."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.