Afridza Munandar Tewas, Seluruh Pembalap Akan Beri Penghormatan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afridza Munandar. Sumber: facebook Astra Honda Racing Team

    Afridza Munandar. Sumber: facebook Astra Honda Racing Team

    TEMPO.CO, Sepang - Dengan insiden meninggalnya pembalap Indonesia Afridza Munandar, balapan kedua Asia Talent Cup tetap digelar. Dalam balapan ini, Syarifuddin Azman pembalap asal Malaysia merengkuh kemenangan perdananya. Adapun pembalap Indonesia, Adenanta Putra dengan nomor 16 naik podium dan mempersembahkan hasil podium untuk Afridza Munandar.

    Dalam balapan kedua ini membawa Sho Nishimura menjadi peraih gelar juara Asia Talent Cup 2019. Ia juga meraih podium kedua dalam balapan kedua di Sepang Malaysia ini.

    Azman menyelesaikan balapan dengan catatan 30 menit 13,366 detik dan Nishimura berselisih hanya 0,865 detik. Posisi ketiga dan keempat diraih pembalap Indonesia, Adenanta Putra dan Herjun Firdaus dengan selisih 5,863 detik dan 6,322 detik.

    Para pemenang diwarnai dengan muka kesedihan meski ada kegembiraan bagi para peraih kemenangan. Dalam hasil akhir ini, Nishimura meraih 177 poin dan Afridza Munandar berada di posisi ketiga dengan 142 poin. Adenanta Putra berada di posisi keempat dengan 123 poin.

    Sebelum pelaksanaan balapan kedua, Direktur Promosi Bakat Alberto Puig mengumpulkan pembalap IATC untuk bertanya apakah mereka ingin melanjutkan atau mengelar balapan 2. Perlombaan ini akan mengenang Afridza Munandar. Selain itu, akan ada satu menit keheningan untuk mengingat Munandar pada hari Minggu. Ini akan berlangsung pukul 11.20 waktu setempat (GMT +8) di grid.

    Sebelumnya, Afridza terlibat kecelakaan dengan pembalap Jepang Shinji Ogu pada balapan pertama pada Sabtu. Kecelakaan terjadi di lap pembuka, pada Turn 10. Balapan langsung dihentikan setelah kecelakaan tersebut dengan kedua pembalap mendapatkan perawatan medis.

    Afridza kemudian diterbangkan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur, sementara Ogu dilaporkan sadar dan dibawa dengan ambulans. Terlepas dari upaya terbaik dari tim medis di rumah sakit, Afridza yang berusia 20 tahun meninggal karena luka-lukanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.