Toyota Raize Dijual Rp 217 Juta, Berapa Harga Daihatsu Rocky?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brosur Toyota Raize. Sumber: creative311.com

    Brosur Toyota Raize. Sumber: creative311.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga Toyota Raize bocor menjelang peluncuran pada 5 November 2019. Dari daftar harga yang bocor di internet, Toyota Raize ditawarkan dalam empat tipe yakni X, XS, G, dan Z.

    Termurah adalah tipe X (penggerak roda depan) yang ditawarkan dengan harga 1.679.000 yen atau setara Rp 217 jutaan. Termahal adalah tipe Z berpenggerak 4WD 2.282.200 yen (setara Rp 295 jutaan).

    Harga ini termurah model ini lebih rendah dibanding harga jual Toyota Rush di Indonesia yang dimulai pada angka Rp 244,25 juta.

    Lantas berapa harga untuk Daihatsu Rocky? Hingga saat ini belum ada informasi atau bocoran harga soal Rocky. Meski demikian, dari sisi positioning Rocky akan berada di bawah Raize. Sama seperti produk kembar lainnya yakni Toyota Rush dan Daihatsu Terios, Toyota Avanza-Daihatsu Xenia.

    Video membedah Daihatsu Rocky di Tokyo Motor Show 2019:

    Sekadar catatan, Toyota Rush saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 244,25 hingga Rp 265,65 juta. Sedangkan Daihatsu Terios dijual mulai Rp 202,2 juta hingga Rp 256,9 juta.

    Melihat range harga Daihatsu Terios di atas, besar kemungkinan Daihatsu Rocky akan dijual di bawah Rp 200 juta. Sedangkan Toyota Raize bisa saja di atas Rp 200 juta karena positioning produk Toyota biasanya lebih mahal dari Daihatsu.

    Harga Rocky - Raize besar kemungkinan juga akan beririsan dengan produk Low Cost Green Car Toyota dan Daihatsu. Model termahal LCGC Daihatsu Sigra adalah Rp 156,75 juta. Sedangkan Toyota Calya termahal adalah Rp 158,4 juta.

    Melihat peta harga di atas, Tempo memperkirakan Daihatsu Rocky akan dipasarkan dengan rentang harga Rp 150 jutaan hingga Rp 190 jutaan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.