BMW Indonesia akan Lokalkan X7, Investasi Ditambah

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model berpose di samping BMW X7 saat peluncurannya di Jakarta, Senin, 15 Juli 2019. BMW X7 akan tampil secara terbuka ke publik di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 (GIIAS 2019) pada 18 Juli 2019. ANTARA

    Model berpose di samping BMW X7 saat peluncurannya di Jakarta, Senin, 15 Juli 2019. BMW X7 akan tampil secara terbuka ke publik di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 (GIIAS 2019) pada 18 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaBMW Group Indonesia akan menambah investasi pada tahun depan guna membangun fasilitas produksi untuk model BMW X7 agar bisa dirakit di dalam negeri.

    Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O’tania mengatakan bahwa lini produksi baru tersebut membutuhkan biaya investasi yang cukup besar karena model tersebut belum pernah dirakit di Indonesia sebelumnya.

    “Kalau untuk X7, memang model itu belum pernah dirakit di Indonesia, jadi pasti investasinya lebih signifikan di Indonesia, contohnya X5, itu sudah dirakit di sini, kalau nanti ada generasi barunya maka sudah ada teknologinya,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.

    Dia mengatakan bahwa mobil sport activity vehicle (SAV) tersebut mendapatkan respons positif sejak diperkenalkan di Indonesia pada Juli. Tingginya permintaan membuat BMW kehabisan stok dan calon pembeli harus menunggu hingga 6 bulan untuk mendapatkan unit tersebut.

    Hal tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu alasan utama BMW Indonesia berencana merakit kendaraan ini di dalam negeri, melalui pabrik milik PT Gaya Motor. Namun, dia menyatakan belum dapat memastikan kapan hal itu akan terealisasi.

    Saat ini BMW sudah memiliki sejumlah tipe mobil yang dirakit di pabrik tersebut, antara lain BMW Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3, dan X5. Pabrik yang dibangun melalui kerja sama dengan anak usaha Astra International pada 2011 itu menelan investasi sekitar Rp250 miliar.

    Dia mengatakan rencana perakitan model tersebut di Indonesia juga diharapkan dapat menurunkan harga mobil. Komponen harga yang lebih rendah diyakini akan membuat produk ini dapat diterima dengan lebih baik di dalam negeri.

    VP Penjualan BMW Group Indonesia Bayu Riyanto menuturkan bahwa BMW Seri X memang menjadi salah satu primadona di Indonesia. Penjualannya diperkirakan mencapai sekitar 55 persen—60 persen dari total penjualan BMW di pasar domestik.

    Dia mengatakan salah satu seri yang paling laku adalah Seri X1 yang juga dirakit di Indonesia. Penjulan model ini mencapai sekitar 40 persen dari total penjualan BMW. Model terbaru dari seri tersebut baru saja diluncurkan pada pekan lalu.

    Bayu mengatakan peluncuran di akhir tahun diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong pasar domestik pada 2019. Pihaknya sengaja merilis model itu pada akhir tahun untuk mengantisipasi kelesuan pasar pada paruh pertama tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.