Begini Sosok MV Agusta Superveloce 800 Baru Klasik Tapi Bengis

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • MV Agusta Superveloce 800. Sumber: indianautosblog.com

    MV Agusta Superveloce 800. Sumber: indianautosblog.com

    TEMPO.CO, JakartaMV Agusta telah meluncurkan Superveloce 800 baru sehari sebelum pembukan EICMA 2019 pada 5 November di Milan, Italia. MV Agusta Superveloce 800 yang baru adalah versi yang terjangkau dari Superveloce 800 Serie Oro yang diluncurkan pada pameran sepeda motor EICMA tahun lalu. Superveloce 800 terdaftar dengan harga 19.900 euro atau sekitar Rp 310 juta.

    Soal desain, Superveloce 800 baru mengusung gaya dari Superveloce 800 Serie Oro, meskipun model yang relatif murah ini melewatkan fitur seperti velg jari-jari dan knalpot twin-pod. Sebagai gantinya, Superveloce 800 yang baru mendapat velg dari F3 800/Brutale 800-gaya knalpot tiga-pod.

    Lebih banyak perubahan terlihat pada tangki bahan bakar, dan Superveloce 800 yang baru menggunakan tutup pengisi jenis flush daripada bergaya retro di Serie Oro. Jok pengendara identik dengan versi premium, meskipun varian baru bisa digunakan berboncengan. Bagian pembonceng meniru desain penutup belakang untuk tampilan sporty dengan aksesoris penutup belakang. Mono swingarm memberikan tampilan yang eksotis dan premium.

    Pada tampilan depan memiliki desain lampu LED bundar untuk tampilan retro. Windshield mirip dengan Serie Oro, mempertahankan highlight panel sewarna bodi. Motor ini tetap mempertahankan desain fairing dari model Serie Oro. Sepeda motor ini tersedia dalam dua pilihan warna: Ago Red dan Dark Metallic Matt Gray.

    Superveloce 800 mengandalkan mesin 798 cc liquid-cooled, tiga silinder, 12-katup yang menghasilkan tenaga puncak 148 hp pada 13.000 rpm dan torsi maksimum 88 Nm pada 10.900 rpm. Gearbox enam percepatan dipermudah dengan adnya quick shifter MV EAS 2.0 (Pemindahan dampingan yang dibantu secara elektronik). Motor ini mampu diajak ngebut hingga 240 km/jam. Empat mode berkendara yang dapat dipilih termasuk Sport, Race, Rain, dan Custom.

    Pengereman mengandalkan cakram ganda floating 320 mm di depan dan cakram 220 mm di belakang. Suspensi mengandalkan upside down buatan Marzocchi di bagian depan dan monoshock Sachs di bagian belakang.

    INDIAN AUTOSBLOG 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.