10 Ribu Unit Renault Triber Sudah Dikirim ke Konsumen di India

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Renault Triber menjadi salah satu model yang banyak dikunjungi pengunjung GIIAS 2019. Minggu, 21 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Renault Triber menjadi salah satu model yang banyak dikunjungi pengunjung GIIAS 2019. Minggu, 21 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 10 ribu unit Renault Triber diberitakan media online India telah dikirim ke konsumen dalam dua bulan pertama setelah peluncuran. Model itu dikirim melalui dealer Renault di Mumbai.

    Dengan penjualan itu, Triber kini menjadi andalan baru bagi pabrikan asal Prancis, yang mengklaim total penjualan (wholesales) pada Oktober 2019 mencapai 11.516 unit, naik 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    CEO & Managing Director Renault India, Venkatram Mamillapalle, mengatakan bahwa produksi Renault Triber akan digeber karena permintaan unit ini dinilai cukup kuat. “Dengan 10 ribu mobil telah dikirim dan pemesanan yang kuat, kami telah meningkatkan produksi dan melakukan upaya pengiriman lebih cepat ke konsumen,” kata dia seperti dilansir dari Auto.Ndtv.com, Jumat, 8 November 2019.

    Renault Triber menjadi salah satu model paling populer di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Model itu ditempatkan di panggung utama booth Renault dan sudah bisa dipesan.

    Hanya saja, harga untuk Renault Triber di Indonesia belum diumumkan. Meski demikian, PT Maxindo Renault Indonesia sudah membuka pemesanan dengan tanda jadi Rp 3 juta. “Distribusi di akhir Desember 2019 atau awal 2020,” kata COO PT MRI Davi J. Tuilan ketika itu.

    Sebagai informasi, Renault Triber hadir dalam empat varian, yang terendah RXE dan RXL hanya mempunyai trnasmisi manual. Sedangkan dua varian lain yakni RXT dan RXZ hadir dengan varian manual dan otomatis.

    "Jadi kami punya enam pilihan," ujar Davy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.