JVWF 2019: Replika Porsche Terlangka di Dunia Terjual Rp 1 Miliar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Replika Porsche 64 Berlin Rome di ajang Jogja Volkswagen Festival 2019 di Yogyakarta, 9 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Replika Porsche 64 Berlin Rome di ajang Jogja Volkswagen Festival 2019 di Yogyakarta, 9 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Perhelatan Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2019 resmi dibuka Sabtu 9 November 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Di antara ratusan VW yang mejeng dalam ajang itu, satu item tak biasa langsung mencuri perhatian pengunjung karena seluruh bodinya berlapis alumunium krom mengkilat dan menempati both tersendiri. 

    Mobil itu tak lain Porsche 64 Berlin Rome 1939. Tentu saja, unit itu hanya replika karena seri orisinil mobil itu hanya sempat diproduksi tiga unit saja di dunia. Produksinya tak dilanjutkan lagi oleh pendirinya, Ferdinand Porsche, karena terlanjur meletus perang dunia 2.

    Walau replika, mobil garapan Yumos Garage yang mengambil basic dari VW Kodok 1961 itu seluruhnya mempertahankan keasliannya.

    Body alumunium yang melekat pada unit itu dimensinya dibuat persis seperti aslinya hingga jeroan mesin dan onderdilnya. Replika Berlin Rome itu merupakan pesanan dari warga Jerman pecinta Porsche yang baru saja diselesai dikerjakan Yumos Garage satu setengah tahun ini dan menelan biaya lebih dari Rp 700 juta.

    Replika Porsche 64 Berlin Rome di ajang Jogja Volkswagen Festival 2019 di Yogyakarta, 9 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    "Porsche Berlin Rome ini diproduksi tiga unit saja saat itu, namun sekarang tinggal satu unit yang asli di dunia yang dikoleksi warga Austria," ujar pemilik Yumos Garage, Wahyu Pamungkas alias Yudi Yumos kepada Tempo Sabtu 9 November 2019.

    Yudi menuturkan, untuk membangun Berlin Rome ini ia memanfaatkan sasis dari VW kodok 1961. Seperti saat Ferdinand Porsche menciptakan mobil itu yang juga memakai bahan VW kodok.

    Selebihnya mulai body, aksesoris, juga lantai ia produksi secara handmade. Untuk body misalnya dibuat secara handmade menggunakan bahan alumunium 2 milimeter dan untuk lantaiya memakai alumunium 3 milimeter.

    "Ini sekaligus menjadi mobil dengan bahan alumunium yang dibuat di Indonesia," ujar Yudi.

    Yudi mengaku sempat kesulitan membangun replika mobil yang dulunya menjadi proyek ambisius Ferdinand Porsche dalam menciptakan mobil balap ringan nan cepat pesaing VW Beetle saat adu balap di jalanan Berlin-Roma September 1939.

    Bagaimana tidak, dengan jumlah populasi hanya tiga di dunia, Yudi kesulitan mencari cetak biru mobil itu untuk jadi pedoman. Beruntung, saat sedang kebingunan mencari petunjuk kenalannya di Jerman berhasil melobi pihak museum VW di Jerman untuk membantunya membuat blue print mobil itu.

    Setelah blue print mobil yang memiliki kapasitas mesin 1.100 cc dan bobot hanya 618 kg itu jadi, Yudi mulai membuat dummy atau clay dari bahan kayu. Dari clay itulah mulai dibuat pola dari nampot sehingga mirip aslinya.

    Replika Porsche 64 Berlin Rome di ajang Jogja Volkswagen Festival 2019 di Yogyakarta, 9 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Yudi mengaku kesulitan pula membuat lekukan bodi ekstrim pada Berlin Rome ini dari bahan alumunium yang amat lentur, tidak seperti pelat body mobil umumnya. Untuk menekuk alumunium agar lebih mudah, Yudi mengaku harus membuat alat-alatnya sendiri lebih dulu yang bernama Bitrunner dan English Mill. Fungsi alat ini menekuk alumunium dengan lebih halus. Misalnya pada kap mesin, grill, dan lainnya.

    "Bahan alumunium beda karakternya dengan pelat untuk body mobil biasa. Tidak bisa menggunakan media api untuk membuat tekukan tekukan body Berlin Rome ini," ujarnya.

    Semua bagian Berlin Rome ini dibuat secara handmade. Tidak ada bagian yang harus belanja di after market. Sebab dengan basic sasis VW 1961 sudah cukup banyak onderlil pendukungnya di Indonesia

    Yudi menuturkan replika Berlin Rome ini pesanan warga Jerman yang kedua untuknya. Sebelumnya warga Jerman itu memesan padanya dibuatkan replika VW Abad dan puas lalu memesan lagi.

    "Replika Berlin Rome ini menjadi prototype pertama yang dibuat dari bahan alumunium," ujarnya.

    Berlin Rome ini bisa dibilang menjadi cikal bakal Prosche seri seri 365 A,B, dan C. Yudi menuturkan meski replika mobil buatannya itu bisa jalan seperti biasa.

    "Tapi mungkin tak bisa dipakai harian karena panas sekali di dalam mobil alumunium ini, suhunya bisa sampai 40 derajat celcius dan tak bisa dipasangi pendingin, seperti aslinya," ujarnya.

    Soal harga jual, replika Porsche 64 Berlin Rome ini, Yudi memastikan sudah terjual di atas Rp 1 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.