Volkswagen Tiguan Jadi Tulang Punggung Penjualan di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Volkswagen Tiguan All Space diuji dalam kegiatan Volkswagen Drive Festival di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 9 November 2019. TEMPO/Wira Utama

    Volkswagen Tiguan All Space diuji dalam kegiatan Volkswagen Drive Festival di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 9 November 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Mataram Motor selaku agen pemegang merek Volkswagen di Indonesia mengklaim Volkswagen Tiguan sebagai tulang punggung penjualan di Tanah Air. Setelah itu disusul Volkswagen Polo.

    "Backbonenya Tiguan, kemudian VW Polo juga bagus dan jalan terus. Tapi Tiguan ini mesti kita dorong terus," ujar Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor, akhir pekan lalu.

    Positifnya tren penjualan Tiguan, membuat Garuda Mataram Motor meluncurkan varian terbaru SUV tersebut. Yakni, VW Tiguan Allspace, atau Tiguan yang dirakit di Indonesia dengan konfigurasi tujuh penumpang.

    SUV yang dirakit di Cikampek tersebut diluncurkan pada Agustus lalu dan akan mulai dikirimkan ke konsumen mulai bulan ini. Adapun harga VW Tiguan All Space dibanderol mulai Rp 598 jutaan.

    "Kita yakinkan konsumen mulai November dan Desember kita mau secepatnya,"ujarnya.

    Selain melebarkan sayap membuka pabrik perakitan khusus Tiguan, GMM juga berkomitmen memperkuat jaringan after sales. Itu dibuktikan dengan menyediakan dealer resmi mobil merek Jerman tersebut.

    "Dealer sudah ada delapan, lima ima di Jakarta dan tiga lainnya, di Bandung, Surabaya, dan Surabaya,"ujarnya.

    Pabrik Volkswagen di Indonesia ditargetkan mampu memproduksi sekitar 2.000 unit per tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?