Penjualan Oktober HPM: Honda Brio dan HR-V Jadi Penopang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Brio Modifikasi. Dok HPM

    Honda Brio Modifikasi. Dok HPM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor membukukan peningkatan penjualan pada Oktober 2019 dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari 12.323 unit menjadi 12.375 unit. Penjualan tersebut didukung oleh beberapa model andalan Honda yakni Honda Brio Satya, Honda Brio RS dan Honda HR-V 1.5L.

    Yusak Billy sebagai Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, menjelang akhir tahun, Honda masih mempertahankan tren penjualan yang positif. "Karena didukung oleh permintaan konsumen yang tinggi, serta didukung program penjualan yang memudahkan konsumen dalam membeli mobil Honda. Kami percaya bahwa tren ini dapat kami pertahankan hingga akhir tahun ini,” ujarnya.

    Secara retail, Honda Brio Satya mencatatkan penjualan sebanyak 4.841 unit pada Oktober 2019, naik dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 4.633 unit. Sementara Honda Brio RS mencatatkan penjualan sebanyak 1.393 unit dan Honda HR-V 1.5L terjual sebanyak 2.096 unit, naik dari bulan sebelumnya sebanyak 1.929 unit.

    Honda Mobilio berkontribusi pada penjualan sebesar 1.104 unit sedangkan Honda Jazz yang memimpin di kelas mobil Hatchback terjual sebanyak 1.100 unit dan Honda CR-V terjual sebanyak 979 unit.

    Masih di bulan yang sama, Honda BR-V sebanyak 395 unit diikuti Honda HR-V 1.8L yang terjual sebanyak 165 unit atau naik dari bulan sebelumnya sebanyak 131 unit, disusul Honda Civic Hatchback sebesar 99 unit dan Honda Civic Sedan yang memimpin di segmen Small Sedan sebesar 94 unit.

    Sementara jajaran model lainnya seperti Honda Accord terjual 53 unit, Honda City yang memimpin segmen Mini Sedan terjual 31 unit dan Honda Odyssey terjual 25 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.