Pasar Mobil LCGC Hadapi Tantangan Berat di 2020, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Honda Brio world premiere di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    All New Honda Brio world premiere di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) memperkirakan penjualan Low Cost Green Car atau LCGC akan menghadapi tantangan cukup berat pada 2020. Sejumlah pelaku otomotif menyatakan proyeksi penjualan pada tahun depan akan membaik seiring berlalunya tahun politik. Namun, sejumlah tekanan diprediksi masih akan menjadi tantangan untuk mencatatkan perbaikan penjualan pada tahun depan.

    Direktur Inovasi Bisnis dan Penjualan Pemasaran HPM Yusak Billy menjelaskan salah satu segmen yang akan terkena dampak paling besar adalah mobil LCGC. Menurutnya, konsumen pada segmen ini didominasi oleh pembeli mobil pertama yang sebelumnya menggunakan kendaraan roda dua. Konsumen di segmen ini, lanjutnya, akan sangat terpengaruh bila pertumbuhan ekonomi cenderung melambat pada tahun depan.

    “Pasar LCGC sepertinya yang paling terkena impact tekanan ekonomi karena disana banyak terdapat first time buyer-nya yang berasal dari pemilik kendaraan roda dua,” ujarnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

    Kendati demikian, dia meyakini masih ada sejumlah segmen kendaraan lain yang akan relatif stabil dan tahan terhadap kondisi ekonomi seperti mobil multiguna kecil atau low multi purpose vehicle (LMPV) dan mobil utilitas sportif kecil atau low sport utility vehicle (LSUV). “Pasar LMPV dan LSUV masih menjadi segmen paling favorit karena masih menjadi kendaraan keluarga dengan harga kompetitif,” ujarnya.

    Secara umum, menurutnya penjualan pada tahun depan akan sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Meski akan ada sejumlah tantangan, dia tetap optimistis penjualan dapat membaik seiring dengan target pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan di atas 5 persen pada 2020.

    “Pertumbuhan pasar otomotif selalu ada korelasi dengan pertumbuhan ekonomi, dan target pertumbuhan ekonomi kita next year di atas 5 persen. Jadi, saya rasa pasar otomotif masih bisa tumbuh, walaupun banyak tekanan dari sektor riil lainnya,” katanya.

    Adapun pada segmen LCGC, penjualan Honda mencapai 38.406 unit pada periode tersebut. Dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 30.828 unit, realisasi itu meningkat 24,58 persen.

    BISNIS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.