Toyota GR Supra Laris, TAM Minta Tambahan Kuota

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota GR Supra, GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Toyota GR Supra, GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor mengklaim demand Toyota GR Supra di Indonesia cukup tinggi. Sayangnya, Indonesia hanya mendapatkan jatah atau kuota sebanyak empat unit dan semuanya sudah terjual.

    “Demand Toyota GR Supra sangat tinggi, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di pasar global,” kata Anton Jimmi Suwandy di sela-sela test drive Toyota GR Supra di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Rabu, 20 November 2019.

    Menurut Anton, permintaan GR Supra di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 16 unit. Empat unit pertama sudah dikirim ke konsumen, termasuk untuk Marcus Fernaldi Gideon sebagai pembeli pertama.

    Anton juga menambahkan bahwa sebanyak delapan unit GR Supra akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat ini sehingga bisa segera dikirim ke konsumen yang menunggu lama, sejak pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

    Sebelumnya, TAM telah menjual model Toyota 86. Model sports ini juga diklaim Anton cukup digemari di Indonesia. Sejak dipasarkan di Indonesia pada 2012, total penjualan Toyota 86 hingga Oktober 2019 mencapai 733 unit. 

    Toyota GR Supra terbaru yang masuk ke Indonesia bermesin 3.000 cc turbo memiliki output maksimal 340 PS yang dicapai pada putaran mesin 5.000-6.500 rpm dan torsi maksimal sekitar 500 Nm pada putaran 1.600-4.500 rpm.

    Mobil itu dijual Rp 1,99 miliar on the road DKI Jakarta. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.