Perusahaan Jepang Cari Banyak Lulusan Otomotif, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja. TEMPO/Prima Mulia

    Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah DIY menggandeng lembaga penyalur tenaga kerja asal Jepang, Saruga Miyagawa, membuka lembaga pelatihan bersama untuk membantu tenaga kerja Indonesia menguasai kemampuan sebelum dapat mengisi sejumlah sektor lapangan kerja di Jepang.

    Dari pertemuan pemda DIY yang dipimpin Sekretaris Daerah DIY R. Kadarmanta Baskara Aji dengan Saruga Miyagawa di Yogyakarta Rabu 20 November 2019,  Miyagawa memaparkan ada 14 sektor pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja di Jepang.

    Namun untuk sektor lapangan pekerjaan yang prioritas ditawarkan yaitu tenaga dengan latar belakang jurusan mekanik otomotif, khususnya truk.

    “Dengan peluang lowongan yang ditawarkan itu, kami rekomendasikan bisa menggandeng BLPT (Badan Latihan Pendidikan Teknik) untuk melihat kemampuan dan skill pelajar dan masyarakat yang berkompeten serta dapat berkomunikasi dan  kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY,” ujar Baskara.

    Adapun sistem lowongan dengan latar belakang otomotif yang ditawarkan itu yaitu berupa program magang selama 3 tahun dengan persyaratan tenaga kerja harus memiliki kemampuan berbahasa Jepang minimal pada tingkat N5 dan permanen selama 5 tahun dengan persyaratan tenaga kerja harus memiliki kemampuan berbahasa Jepang minimal pada tingkat N4. Khusus untuk kerja permanen tersebut dibuka pada tahun 2019. 

    Oleh sebab itu sebelum penyaluran tenaga kerja dilakukan, Pemda DIY dan Saruga Miyagawa akan berkoordinasi untuk membuka lembaga kursus Bahasa Jepang di DIY.

    Lembaga kursus bersama ini yang bertujuan membantu tenaga kerja Indonesia agar dapat menguasai bahasa Jepang dalam level N4 dan N5. Adapun istilah N4 ini dapat disamaratakan dengan skor toefl 600, sedangkan N5 dapat disamakan dengan skor toefl 500.

    “Kebutuhan berbahasa Jepang masih sangat banyak diminati pelajar SMA/SMK dan tenaga kerja yang ingin mengasah kemampuan serta potensinya di Jepang,” ujarnya.

    Di Yogyakarta, hingga saat ini memang belum ada lembaga kursus bahasa Jepang yang menyediakan fasilitas hingga tingkat N4. Maka dari itu Miyagawa akan membuka kelas bahasa Jepang sesuai dengan jumlah peminat yang ada. Setiap tahunnya tenaga kerja yang telah memenuhi kualifikasi akan diberangkatkan ke Jepang dengan jumlah 150 – 200 orang.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Andung Prihadi Santosa mengatakan DI Yogyakarta memiliki kesiapan mengenai kerjasama ini. Dalam arti untuk prakondisi, keperluan, infrastruktur dan sumber daya manusia.

    “Untuk pelatihan ketenagakerjaan bisa dilakukan di dinas tenaga kerja terlebih dahulu dengan pelatihan dilaksanakan selama 6 – 8 bulan,” ujarnya.

    Selain mencari lulusan jurusan otomotif, satu prioritas lowongan lain yang ditawarkan Miyagawa yakni caregiver atau perawat orang dengan sistem lowongan sama dengan jurusan otomotif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.