Sean Gelael Finish Kelima di Danau Toba Rally 2019

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sean Gelael - Tony Sircombe (Jagonya Ayam) di leg kedua Danau Toba Rally 2019, Minggu, 24 November 2019. (Jagonya Ayam)

    Sean Gelael - Tony Sircombe (Jagonya Ayam) di leg kedua Danau Toba Rally 2019, Minggu, 24 November 2019. (Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, MedanSean Gelael dan Tony Sircombe (Jagonya Ayam) mendominasi catatan waktu special stage atau SS di Danau Toba Rally 2019. Sayangnya, pereli dari Tim Jagonya Ayam ini hanya mampu finis di peringkat kelima di akhir klasemen akibat terkena penalti 9 menit.

    "Saya puas dan benar-benar menikmati reli ini. Senang rasanya kembali ke komunitas lama dan bahagia melihat penonton antusias," kata Sean yang langsung bertolak ke Jakarta untuk melakukan persiapan balap di ajang Formula 2 di Abu Dhabi akhir pekan depan.

    Kembalinya Sean Gelael di kancah reli Indonesia disambut hangat para pembalap yang sedari awal mengikuti kejuaraan nasional reli Indonesia. Salah satunya, Bimo Pradikto dari RFT Motorsport.

    "Sean dan Citroen tampil gila. Sulit rasanya bahkan untuk sekadar mendekati kecepatan mereka," kata Bimo, yang finis di posisi tujuh.

    Sean dan Tony mengalami masalah di akhir SS3. Mereka terpaksa terkena penalti karena tidak kembali ke service park usai memperbaiki mobil di waktu dan tempat bukan seharusnya.

    Itu yang membuat Sean dan Tony kalah karena mustahil mengejar defisit waktu sebegitu besar. Tanpa penalti, Sean dan Tony bisa dengan mudah memenangi lomba dengan selisih lebih dari 6 menit.

    Danau Toba Rally 2019 dimenangkan pasangan Rihans Variza dan Anthony Sarwono. Disusul Rizky Prayoga dan Donylny Wardono, lalu di tempat ketiga, Ijeck dan Uche. Kemudian di peringkat keempat Subhan Aksa dan Mago Sarwono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.