Pengguna Outlander PHEV Gratis Isi Ulang Baterai di Plaza Senayan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Outlander PHEV. (MMKSI)

    Mitsubishi Outlander PHEV. (MMKSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar baik bagi pengguna Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di Jakarta dan sekitarnya. Saat berkunjung ke Plaza Senayan, mereka dapat mengisi ulang baterai mobil Outlander PHEV gratis alias tanpa dipungut biaya.

    PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKS) meresmikan fasilitas quick carger di area parkir Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 26 November 2019. Ini adalah fasilitas pengisian daya mobil listrik pertama yang diresmikan Mitsubishi di area umum.

    Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura mengatakan bahwa Mitsubishi sebagai perusahaan yang memasarkan kendaraan listrik, juga akan menyediakan fasilitas atau infrastruktur pengisian daya baterai mobil listrik di tempat umum.

    “Kami akan terus bekerja sama dengan pihak lain untuk menambah fasilitas pengisian daya mobil listrik di tempat umum,” ujar Nakamura di sela-sela peresmian quick charger di Plaza Senayan.

    Nakamura menyampaikan bahwa pengisian ulang baterai secara gratis untuk konsumen Outlander PHEV saat ini murni sebagai bentuk dukungan Mitsubishi dalam memudahkan konsumen dalam mengisi ulang baterai mobilnya. “Kami akan mengikuti peraturan yang berlaku untuk tarif isi ulang baterainya. Saat ini masih gratis,” ujarnya.

    Nakamura mengklaim bahwa Outlander PHEV merupakan model SUV 4x4 terlaris di dunia. Hingga saat ini, total penjualan global Outlander PHEV mencapai 229.213 unit. Dari angka itu, sebanyak 155.805 terjual di Eropa, 52.256 unit (Jepang), 15.731 unit (Amerika Utara), 4.409 unit (Australia dan Selandia Baru), dan 1.012 unit di negara lain. Di Indonesia, MMKSI mengklaim Outlander PHEV telah terpesan sebanyak 50 unit per September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.