Terungkap, Ini Alasan Datsun Stop Produksi di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi didampingi Head of Datsun Indonesia, Masato Nakamura saat meluncurkan Datsun Go CVT di Makassar, Kamis 21 Maret 2019/Didit Hariyadi

    Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi didampingi Head of Datsun Indonesia, Masato Nakamura saat meluncurkan Datsun Go CVT di Makassar, Kamis 21 Maret 2019/Didit Hariyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan berhentinya penjualan General Motors dan Datsun stop produksi di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis yang normal. Penjualan yang tidak mencapai skala ekonomis menjadi alasan berhentinya penjualan kedua merek tersebut.

    Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan pasar otomotif nasional masih menarik bagi banyak merek karena memiliki potensi sangat besar. Tahun ini, pasar domestik sedikit melambat sehingga berdampak pada produksi dan penjualan Datsun misalnya.

    "Itu hal yang wajar karena persaingan produk sangat ketat. Sebenarnya pemerintah mendorong ekspor karena ekspor kita tahun ini naik 28 persen," ujarnya baru-baru ini.

    Putu menjelaskan berhentinya penjualan General Motors (GM) yang membawahi merek Chevrolet dan Nissan untuk Datsun sedikit berbeda. GM telah datang kepada Kemenperin dan melaporkan untuk menghentikan penjualan tetapi tetap komitmen untuk melayanani purnajual.

    Adapun Nissan, katanya, sejauh ini belum melapor karena kesibukan Menteri Perindustrian yang sedang mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi beberapa negara. Namun, melalui telepon, Nissan telah menyampaikan untuk mengubah strategi bisnis mengarah pada electric vehicle (EV).

    "Nissan kan masih di sini. Sedang mencari waktu untuk melaporkan terkait dengan tadi, mengubah strategi. Pabriknya akan dipakai untuk komponen untuk mesin New Livina," ujarnya.

    Pada akhir tahun ini terdapat dua merek yang akan menghentikan penjualannya pada tahun depan. Chevrolet secara resmi telah mengumumkan akan mengakhir penjualan pada Maret 2020, sedangkan Datsun akan berhenti produksi pada Januari 2020.

    GM sebelumnya menyatakan perusahaan tidak memiliki fasilitas produksi di Indonesia sehingga sulit bersaing dalam jangka panjang dari sisi volume penjualan. GM menjamin tetap akan melayani purnajual kendaraan yang dipasarkan di dalam negeri.

    Setali tiga uang, penjualan dan produksi kendaraan Datsun juga tertekan pada tahun ini. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan Datsun pada Januari-Oktober 2019 sebanyak 5.921 unit, turun 39 persen dibandingkan periode yang sama 2018.

    Pada sisi produksi, Gaikindo mencatat Datsun memproduksi kendaraan sebanyak 3.982 unit pada periode Januari-Oktober 2019, anjlok hingga 64,3 persen ketimbang periode yang sama 2018. Datsun pada awalnya merupakan salah satu pemain segmen low cost green car (LCGC) yang kemudian merambah ke city car.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.