Lambretta Percaya Diri Lawan Vespa-Piaggio di Skuter Premium

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lambretta V200. TEMPO/Wira Utama

    Lambretta V200. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Skuter Motor Indonesia selaku distributor Lambretta di Indonesia melebarkan sayap dengan membuka dealer 3S pertamanya di kawasan Kemang, Jakarta-Selatan. SMI juga optimistis sanggup bersaing dengan merek skuter premium lain di Indonesia, termasuk Vespa dan Piaggio di bawah bendera PT Piaggio Indonesia.

    "Kami memang baru tes pasar, tapi melihat respons yang ada membuat kami cukup percaya diri," ujar Ade Sulistioputra selaku CEO PT Brum Brum, yang merupakan induk dari SMI di Kemang, Rabu, 26 November 2019.

    Ade menambahkan bahwa Lambretta juga punya sejarah yang bagus. Oleh karena itu, dia berharap bisa bersaing secara sehat dengan merek-merek lain di segmen skuter premium.

    "Konsumen memerlukan lebih banyak pilihan, karena kalau hanya satu produk tidak bisa membandingkan. Jadi kami harap Lambretta menawarkan ke calon konsumen pilihan yang lebih banyak," ujarnya.

    Ade juga menegaskan bahwa Lambretta serius menggarap pasar di Indonesia. Keseriusan itu, kata dia dibuktikan dengan kehadiran owner Lambretta Worldwide, Walter Scheffrahn, dalam kegiatan peresmian dealer perdana.

    "Lambretta melihat Indonesia punya potensi sebagai basis untuk Asia Tenggara. Jadi kami bisa merakit di sini (lokal) dan memenuhi kebutuhan pasar negara lain. Kami serius menjajaki itu, karena ownernya (Walter) sendiri yang bilang," ujarnya.

    Lambretta masuk ke Indonesia pada bulan Mei di IIMS 2019. Motor merek Italia ini kabarnya sudah terjual lebih dari 100 unit.

    "Kami sudah kirim lebih dari 100 unit," ujar Ade.

    Adapun line up produk Lambretta yang tersedia antara lain; Lambretta V125 Special dan V200 Special. Kedua motor ini masing tersedia dalam tiga warna.

    "Harganya masih sama, Lambretta V125 Rp44,5 juta dan V200 Rp52,5 jutaan," ujar Marketing Manager SMI, Adrianus Donny dalam kesempatan berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.