BF Goodrich Jualan Motor Listrik, Pabriknya di Semarang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor listrik BF Goodrich buatan Semarang bergaya retro dipamerkan di IIMS Motobike 2019. 1 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama.

    Sepeda motor listrik BF Goodrich buatan Semarang bergaya retro dipamerkan di IIMS Motobike 2019. 1 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama.

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu booth di IIMS Motobike 2019 yang menjual motor bertenaga listrik adalah BF Goodrich. Pabrikan asal Semarang ini, menyuguhkan empat jenis motor listrik, BF.CG, BF.G2 BF.Q7, BF-Small S.

    Motor listrik BF Goodrich dijual dengan harga mulai Rp 8 juta (BF.G2, sepeda listrik/semi motor listrik), Rp 13,2 juta (BF.Q7 dan BF.Small S), dan Rp 19,8 juta (BF.CG). 

    "Kami baru resmi jualan awal tahun 2019 (Maret) dan sampai saat ini sudah ada 180 unit yang terjual," kata Head of Sales BF Goodrich, Dian Swastia Jaya kepada Tempo, 1 Desember 2019.

    Untuk pemesanan, kata Dian, bisa melalui marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak. Namun bagi yang ingin datang langsung melihat bisa mengunjugi showroom mini atau mitra BF Goodrich yang sudah tersebar di 5 kota di Indonesia.

    "Sudah ada di Solo, Pekalongan, Semarang, Makassar, Jakarta (Tebet Timur). Tahun depan mudah-mudahan Palembang dan Bali bisa menyusul," kata dia.

    Kapasitas produksi atau perakitan produk BF Goodrich sendiri baru bisa menembus 50-60 unit per bulan. Untuk beberapa produk khususnya, tipe BF.CG yang mengusung konsep scrambler dibutuhkan waktu hingga satu bulan untuk proses produksi.

    "Untuk beberapa unit sudah ready, terutama yang ada di mitra kami (showroom mini). Tapi untuk pemesanan seperti tipe BF.CG kami butuh waktu 3 minggu sampai 1 bulan untuk merakit," ujarnya.

    Dari keempat produk yang dijual BF Goodrich, tercatat tipe BF.Q7 yang paling banyak terjual. Sisanya tipe BF.CG dan yang terbaru ada G2 dan V7 BF-Small S.

    Merujuk data penjualan berdasarkan profil pembeli BF Goodrich yang diterima Tempo. Mayoritas pembeli motor listrik dari jenis kelamin, laki-laki dengan persentase 78 persen dan perempuan 22 persen.

    Adapun rentan umur pembeli BF Goodrich kebanyakan berusia 25-34 tahun. Disusul mereka yang berusia antara 18-24 tahun. Selebihnya umur 35 tahun ke atas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.